Lirik Tembang Jawa “Asmaradana”

  • 13 Agt 2026 07:46 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Tembang Jawa Asmaradana merupakan salah satu tembang macapat yang menggambarkan kisah cinta, pengorbanan, dan pergulatan perasaan manusia mendalam. Melalui bait-baitnya, Asmaradana mengajarkan pentingnya menjaga kesetiaan, ketulusan, serta kebijaksanaan dalam menjalani setiap hubungan kehidupan.

Selain memiliki nilai sastra tinggi, Asmaradana juga menjadi media pembelajaran budaya Jawa yang sarat makna bagi generasi muda. Hingga sekarang, tembang ini tetap dilestarikan melalui pendidikan, pertunjukan seni, serta berbagai kegiatan budaya di berbagai daerah.

Dalam lirik dibawah ini, mengajarkan masyarakat agar menghindari kemalasan serta senantiasa memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya setiap hari. Kalimat "Aja Turu Sore Kaki" menjadi pengingat bahwa rezeki, kesempatan, dan keberkahan hadir bagi mereka yang rajin berusaha.

Selain itu menegaskan bahwa anugerah Tuhan datang melalui berbagai jalan sehingga manusia wajib bersabar, bersyukur, dan tetap berikhtiar. Pesan "Aja Kesesa-sesa, Grusa-grusu Narung Binuh" mengajarkan pentingnya bertindak tenang, tidak tergesa-gesa, serta menjaga keteguhan hati menghadapi setiap ujian kehidupan.

Lirik (Cakepan) Tembang Macapat - “Asmaradana“

Aja Turu Sore Kaki

Ana Dewa Nganglang Jagad

Nyangking Bokor Kencanane

Isine Donga Tetulak

Sandhang Kalawan Pangan

Yaiku Bageyanipun

Wong Melek Sabar Narima

Nugrahanira Hyang Widhi

Tan Kena Kinira-kira

Marga Sewu Dedalane

Prayoga Sabar Darana

Aja Kesesa-sesa

Grusa-grusu Narung Binuh

Ngusakke Tanceping Tekad

(Gilang Kinantyo Rahmat)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....