Henry Manampiring Ajak Masyarakat Fokus Cari Solusi Hidup Bijak

  • 09 Agt 2026 06:13 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Penulis sekaligus praktisi Stoisisme, Henry Manampiring, mengajak masyarakat untuk tidak berlarut-larut dalam stres maupun keluhan saat menghadapi berbagai persoalan kehidupan, termasuk dalam hubungan dengan pasangan. Pesan tersebut disampaikannya saat berbincang dalam podcast bersama Rory Asyari yang membahas pentingnya mengelola emosi dan mengambil tindakan nyata ketika menghadapi masalah.

Henry menilai terlalu lama bertahan pada perasaan kecewa dan kebiasaan mengeluh hanya akan menguras energi tanpa menghasilkan jalan keluar. Menurutnya, setiap orang perlu segera mengalihkan perhatian kepada langkah-langkah yang masih dapat dilakukan, karena tindakan yang berada dalam kendali diri merupakan kunci untuk keluar dari situasi sulit. "Jangan berlama-lama bertahan di level mengeluh, stres. Hal itu akan menghabiskan energi kamu secepatnya. What are you going to do? Karena apa yang akan kamu lakukan itu masih berada di bawah kendali kamu. Jadi, move on dari berkeluh kesah, bikin plan, what can I do now?," ujarnya.

Dalam perbincangan tersebut, Henry menjelaskan bahwa prinsip Stoisisme mengajarkan seseorang untuk membedakan antara hal yang dapat dikendalikan dan hal yang berada di luar kendali. Dengan memahami perbedaan tersebut, seseorang diharapkan tidak menghabiskan waktu maupun tenaga untuk memikirkan sesuatu yang tidak dapat diubah, melainkan lebih fokus mencari solusi atas kondisi yang masih bisa diperbaiki.

Henry mengatakan pola pikir tersebut juga relevan diterapkan dalam hubungan dengan pasangan. Menurutnya, setiap hubungan pasti memiliki tantangan dan perbedaan pendapat. Namun, kualitas sebuah hubungan sangat ditentukan oleh cara masing-masing individu merespons persoalan yang muncul, bukan oleh besarnya masalah itu sendiri. "Daripada terus menyalahkan keadaan atau pasangan, lebih baik pikirkan apa yang bisa dilakukan sekarang untuk memperbaiki situasi. Langkah kecil yang dilakukan secara konsisten jauh lebih bermanfaat daripada terus terjebak dalam keluhan," katanya.

Ia menambahkan, menyusun rencana sederhana dan mulai mengambil tindakan merupakan cara efektif untuk mengembalikan energi positif sekaligus mengurangi tekanan emosional. Ketika seseorang mulai bergerak mencari solusi, pikiran akan menjadi lebih jernih sehingga keputusan yang diambil pun lebih rasional dan tidak didominasi emosi sesaat.

Menurut Henry, kemampuan mengelola pikiran dan emosi menjadi salah satu keterampilan penting di tengah kehidupan modern yang penuh tekanan. Sikap adaptif, kemauan untuk belajar dari pengalaman, serta keberanian mengambil tindakan dinilai dapat membantu seseorang menghadapi tantangan, baik dalam kehidupan pribadi, pekerjaan, maupun hubungan sosial.

Melalui podcast tersebut, Henry Manampiring berharap semakin banyak masyarakat menerapkan pola pikir yang berorientasi pada solusi dalam menghadapi berbagai persoalan. Ia menegaskan bahwa perubahan tidak dimulai dari banyaknya keluhan, melainkan dari keberanian mengambil langkah nyata atas hal-hal yang masih berada dalam kendali diri sehingga setiap tantangan dapat dihadapi dengan lebih bijaksana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....