Drama Agent Kim Reactivated Gunakan AI untuk Adegan Aksi

  • 23 Jul 2026 10:53 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Drama Korea Agent Kim Reactivated menjadi sorotan setelah tim produksi mengonfirmasi penggunaan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) dalam adegan aksi. Penggunaan teknologi ini menjadi perhatian karena dinilai sebagai salah satu inovasi terbaru dalam industri hiburan Korea Selatan.

Teknologi tersebut digunakan untuk menghasilkan rangkaian adegan berskala besar yang menampilkan latar belakang karakter utama tanpa proses pengambilan gambar konvensional. Langkah ini menandai era baru industri drama Korea yang mulai memanfaatkan AI secara sistematis dalam proses produksi.

Pengakuan mengenai pemanfaatan AI disampaikan Vice President Morpheus Studio Ryu Jae-hwan dalam acara SBS Drama Media Day menjelang penayangan perdana Agent Kim Reactivated. Penjelasan tersebut memberikan gambaran mengenai peran penting AI dalam mendukung proses kreatif di balik layar.

Pada kesempatan tersebut, Ryu menjelaskan bahwa AI tidak hanya dimanfaatkan untuk menambahkan efek visual, tetapi juga membangun satu rangkaian adegan yang memiliki peran penting dalam alur cerita. Penggunaan AI dilakukan untuk mendukung penyampaian cerita secara lebih utuh.

"Signifikansi terbesar adalah kami tidak sekadar mengganti beberapa detik efek visual dengan AI. Kami menyelesaikan seluruh rangkaian cerita yang esensial bagi narasi menggunakan AI," katanya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa AI telah menjadi bagian dari proses kreatif dalam penyusunan adegan, bukan sekadar teknologi pendukung pada tahap pascaproduksi.

Melalui penjelasan pihak produksi, pemanfaatan AI dalam Agent Kim Reactivated telah direncanakan sejak tahap pengembangan cerita. Teknologi tersebut digunakan sebagai pendukung proses kreatif, bukan untuk menggantikan peran aktor maupun kru produksi.

Langkah ini menunjukkan perkembangan teknologi yang mulai membuka peluang baru dalam industri perfilman dan pertelevisian Korea Selatan. Kolaborasi antara kreativitas manusia dan kecerdasan buatan diharapkan mampu menghadirkan inovasi baru dalam produksi karya audiovisual. (Nadia)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....