Gunungkidul Geopark Night Specta Vol. 8.0 Siap Angkat Potensi Geopark
- 01 Jul 2026 15:50 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Gunungkidul- Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga (Disparekrafpora) Kabupaten Gunungkidul kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta Vol. 8.0 sebagai upaya memperkenalkan potensi kawasan Gunung Sewu UNESCO Global Geopark, khususnya segmen Gunungkidul. Kegiatan tersebut akan berlangsung pada 10–11 Juli 2026 di kawasan Geosite Gunung Api Purba Nglanggeran, Kapanewon Patuk.
Kepala Disparekrafpora Kabupaten Gunungkidul, Antonius Hary Sukmono mengatakan, penyelenggaraan Gunungkidul Geopark Night Specta menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap kekayaan geologi, keanekaragaman hayati, serta budaya yang dimiliki kawasan Gunung Sewu UNESCO Global Geopark.
“Melalui kegiatan ini kami ingin semakin memperkenalkan potensi Gunung Sewu UNESCO Global Geopark kepada masyarakat luas, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian geodiversity dan biodiversity yang menjadi kekayaan daerah. Selain itu, event ini juga menjadi wadah promosi bagi berbagai geoproduk dan produk unggulan masyarakat,” ujarnya, Rabu (1/7/2026).
Hary menjelaskan, kegiatan tersebut didanai melalui Dana Keistimewaan DIY Tahun 2026 pada urusan tata ruang Satuan Ruang Strategis Gunung Sewu. Berbagai agenda telah disiapkan untuk memberikan pengalaman edukatif sekaligus hiburan bagi masyarakat.
Rangkaian acara diawali dengan lomba fotografi geosite dan destinasi wisata. Selanjutnya akan digelar pemecahan rekor MURI melalui Senam Kreasi Penthul Tembem yang melibatkan anggota Perwosi Kabupaten Gunungkidul.
Selama dua hari pelaksanaan, pengunjung juga dapat menikmati bazar UMKM yang menghadirkan beragam produk unggulan lokal. Kegiatan edukatif bertajuk Ngobrol Bareng Geopark turut digelar dengan menghadirkan narasumber dari Badan Pengelola Geopark, kalangan akademisi, serta Paniradya Pati DIY untuk meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai konsep geopark.
“Selain itu, sejumlah hiburan akan memeriahkan acara, di antaranya pertunjukan kesenian tradisional, mini stage, Festival Cokelat, lomba display chocolate bar, hingga konser gamelan orkestra sebagai penutup kegiatan,” jelasnya.
Menurut Hary, penyelenggaraan Gunungkidul Geopark Night Specta merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, yakni Disparekrafpora Kabupaten Gunungkidul, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, Perwosi Kabupaten Gunungkidul, serta Dinas Perindustrian, Koperasi, UKM Kabupaten Gunungkidul.
“Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya menghadirkan event yang meriah, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” katanya.
Ia menambahkan, Gunungkidul Geopark Night Specta Vol. 8.0 tahun ini kembali masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 Kementerian Pariwisata. Pencapaian tersebut menjadi pengakuan terhadap kualitas penyelenggaraan event sekaligus menjadi peluang untuk semakin memperkenalkan Gunung Sewu UNESCO Global Geopark ke tingkat nasional maupun internasional.
“Harapannya, semakin banyak wisatawan yang datang ke Gunungkidul sehingga keberadaan Gunung Sewu UNESCO Global Geopark semakin dikenal dunia dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ucap Hary.
Sebagai informasi, kawasan Gunung Sewu UNESCO Global Geopark membentang di wilayah Kabupaten Gunungkidul, Wonogiri, dan Pacitan dengan total 33 geosite. Dari jumlah tersebut, sebanyak 13 geosite berada di Kabupaten Gunungkidul, salah satunya Geosite Gunung Api Purba Nglanggeran yang menjadi lokasi penyelenggaraan Gunungkidul Geopark Night Specta Vol. 8.0.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....