Kolaborasi FBSB UNY dan RRI Yogyakarta: Hidupkan Seni Ketoprak ke Generasi Muda

  • 11 Jun 2026 12:19 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Kolaborasi apik tersaji dalam pementasan ketoprak yang digelar oleh mahasiswa Fakultas Bahasa, Sastra, dan Budaya (FBSB) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) berkolaborasi dengan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Yogyakarta. Sinergi ini dinilai sebagai langkah positif antara dunia pendidikan dan media publik dalam upaya nyata melestarikan budaya bangsa.

Melalui pementasan ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari budaya secara akademis, tetapi juga menghidupkan dan mengenalkannya kepada masyarakat luas melalui kanal RRI. Kepala LPP RRI Yogyakarta, Drs. Taufan Pamungkas Marhaendra Jaya, M.Si, menegaskan bahwa RRI berkomitmen penuh menjadi ruang ekspresi, promosi, dan pelestarian seni budaya Jawa.

"RRI akan selalu mencari terobosan, termasuk dukungan layanan dari para mitra, untuk menghadirkan ketoprak dalam format yang relevan dan menarik bagi masyarakat masa kini, terutama generasi muda melalui berbagai platform siaran, baik radio, digital, streaming, maupun media sosial," ujar Taufan Senin 11 Juni 2026.

Kolaborasi apik tersaji dalam pementasan ketoprak yang digelar oleh mahasiswa Fakultas Bahasa, Sastra, dan Budaya (FBSB) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) berkolaborasi dengan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Yogyakarta (Foto:RRI/Andi)

Pementasan yang berlangsung di Auditorium RRI Yogyakarta ini dibawakan oleh Paguyuban Darunacakra dari Sanggar Sastra Jawi Kelas D Angkatan 2024 Program Studi Pendidikan Bahasa Jawa FBSB UNY. Mereka membawakan lakon berjudul “Luh Kang Pinesthi” yang disutradarai dan ditulis oleh Bagas Yoga Anantyo. Lakon tersebut merupakan adaptasi dari naskah ketoprak “Mawar Tinetes Getih” dan “Getih Satriya Parakan” karya Nur Rosyid Hidayat.

Apresiasi tinggi juga datang dari Ketua Departemen FBSB UNY sekaligus pengampu mata kuliah Sanggar Sastra Jawi, Prof. Dr. Drs. Affendy Widayat, M.Phil. Beliau menyampaikan rasa bangga dan bahagianya atas kesempatan yang diberikan kepada para mahasiswa.

"Kami sangat senang dan bangga para mahasiswa bisa tampil langsung di Auditorium RRI Yogyakarta. Ini menjadi sebuah kebanggaan besar sekaligus pengalaman berharga dalam mengaktualisasikan ilmu dan kecintaan mereka terhadap budaya Jawa," ujar Prof. Affendy.

Melalui konsistensi kolaborasi seperti ini, ketoprak sebagai warisan leluhur yang sarat akan nilai pendidikan dan kearifan lokal diharapkan dapat terus terjaga eksistensinya melintasi zaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....