Ribuan Warga Padati Lapangan Jambidan Saksikan Display Karnaval Takbir
- 30 Mei 2026 21:44 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Bantul – Ribuan warga memadati Lapangan Jambidan, Banguntapan, Bantul, untuk menyaksikan penampilan peserta Karnaval Takbir Ikatan Remaja Muhammadiyah (IRM) Jambidan 3 Dekade, Kamis 28 Mei 2026. Antusiasme masyarakat tetap tinggi meski penampilan display kontingen baru dimulai sekitar pukul 22.00 WIB.
Sejak sore hari, banyak warga telah datang ke lokasi dan menggelar tikar di area sekitar lapangan. Mereka hadir bersama keluarga maupun teman untuk mendapatkan tempat terbaik menyaksikan penampilan peserta.
Setiap kontingen mendapat waktu sekitar tiga menit untuk menampilkan display yang menjadi salah satu kategori penilaian. Beragam kreasi ditampilkan, mulai dari kostum, maskot, hingga visual bernuansa Islami yang mengundang perhatian penonton.

Salah seorang penonton, Nasywa mengaku sengaja datang ke Lapangan Jambidan karena penasaran dengan penampilan para peserta. Menurutnya, Karnaval Takbir IRM Jambidan memiliki daya tarik tersendiri dibandingkan festival serupa karena telah bertahan selama 30 tahun.
Meski demikian, tidak seluruh elemen yang dibawa peserta dapat ditampilkan di area display. Maskot berukuran besar tidak dapat masuk ke lapangan, begitu pula kendaraan bermesin yang dilarang memasuki lokasi. Dengn demikian sejumlah kontingen yang membawa alat musik di atas kendaraan harus mendorongnya secara manual menuju area display
Saat ditanya mengenai kontingen favoritnya, Nasywa enggan memilih satu peserta tertentu. Ia menilai seluruh kontingen menampilkan kreativitas dan keunikan masing-masing.
"Semuanya bagus dan punya ciri khas sendiri. Aku lebih memperhatikan kostumnya. Tiap kontingen ini rata-rata punya konsep warna yang senada, meskipun tidak semuanya. Mereka terlihat all out dari atas sampai bawah, jadi menarik untuk dilihat," ujarnya.
Sementara itu, penonton lainnya, Nafisa mengapresiasi kreativitas para kontingen yang dinilainya mampu menghadirkan konsep syiar Islam yang lebih segar dan inovatif. Menurutnya, peserta tidak hanya menampilkan kemeriahan takbir, tetapi juga menyampaikan pesan-pesan keislaman melalui berbagai kreasi yang menarik perhatian penonton.
"Ada ide-ide baru yang lebih fresh. Syiar Islam dikemas lebih menarik dan kreatif, jadi lebih mudah dinikmati masyarakat," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....