Ramayana Ballet Purawisata Berinovasi, Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

  • 07 Mei 2026 22:47 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Ramayana Ballet Purawisata terus melakukan inovasi dan perbaikan sesuai dengan perkembangan zaman guna menjaga eksistensinya, khususnya di kalangan generasi muda.

Pimpinan Ramayana Ballet Purawisata, Dahanan, menilai keberadaan media sosial sangat membantu dalam memperkenalkan pertunjukan Ramayana kepada masyarakat luas, terutama anak muda. Namun demikian, ia menegaskan pemanfaatan media sosial harus tetap menghadirkan tayangan yang bersifat positif.

Media sosial sangat membantu. Kemudian yang perlu dilakukan adalah memberikan penjelasan-penjelasan atau tayangan-tayangan yang bersifat positif,” ujarnya saat ditemui di Tasneem Hotel Malioboro, Minggu, 3 Mei 2026.

Menurutnya pertunjukan Ramayana Ballet tidak hanya dinikmati oleh masyarakat yang memahami kisah Ramayana, tetapi juga perlu dikenalkan kepada generasi muda melalui berbagai inovasi pertunjukan.

“Ramayana Ballet itu selain dinikmati orang-orang yang mengerti tentang Ramayana, maka harus diperkenalkan kepada generasi muda, sehingga kami harus menjalankan inovasi atau perbaikan-perbaikan,” ucapnya.

Dahanan mencontohkan perubahan pada adegan Hanoman Obong. Jika dahulu api digambarkan menggunakan samur merah, kini pertunjukan menggunakan api sungguhan sehingga terlihat lebih menarik dan megah.

Selain itu, pembaruan juga dilakukan pada tata hias yang sebelumnya dikenal dengan langes atau benges, kini menggunakan peralatan yang mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai pertunjukan Ramayana.

Ia menambahkan, menonton pertunjukan Ramayana Ballet juga menjadi bentuk partisipasi masyarakat dalam memelihara sekaligus memajukan budaya. Menurutnya, Ramayana Ballet menjadi semacam rantai pemersatu karena melibatkan seniman dari berbagai daerah di Indonesia.

“Jadi Ramayana Ballet itu anggota maupun penarinya itu tidak terbatas hanya orang-orang Jogja. Ada orang Sumatera, ada orang Timor, kemudian juga ada orang Sunda, orang Wonosari, orang Tulungagung, kami punya semuanya itu,” ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....