Workshop Film Menoreh, Bukti Banyak Anak Kulon Progo Ingin Belajar Film

  • 03 Mei 2026 12:31 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Workshop Film Menoreh yang diselenggarakan oleh Teman Space berhasil dilaksanakan dengan dihadiri oleh 20 peserta. Pada kesempatan kali ini, Temanspace.id bekerja sama dengan Cineclub Kulon Progo dan berkolaborasi dengan Social.Lab memberikan materi terkait Konten Media Kreatif Vertikal.

Konten media kreatif atau film vertikal dirasa menjadi materi yang relevan di tengah pesatnya digitalisasi dan perkembangan media sosial di seluruh dunia. Tentunya, acara ini dilaksanakan bukan tanpa alasan yang mendasari terciptanya kegiatan tersebut.

Proses Penyusunan ide oleh Peserta. (Foto: Tim Dokumentasi/ Aisyah Tsania Tushifa Putri Fuadi)

Acara yang diselenggarakan pada Sabtu, 2 Mei 2026 ini bertujuan untuk menumbuhkan generasi baru insan perfilman, khususnya di daerah Kulon Progo. “Dari sini kita tahu bahwa masih banyak anak-anak di Kulon Progo yang ingin belajar film,” ujar Febfi Setyawati, M.Sn selaku Koordinator Program Workshop Film Menoreh, Sabtu, 2 Mei 2026.

Pemateri yang mengisi sesi workshop berasal dari latar belakang perfilman yang beragam. Mereka antara lain Vidya Talisa Ariestya sebagai penulis film Sososk Ketga Lintrik, Febrri Nain selaku dosen Produksi Film Televisi ISI Yogyakarta, serta Lula Albab sebagai owner Lula Studio.

Ketiga pemateri memiliki peran yang sangat penting dalam workshop film kali ini. Di tengah modernisasi konten media kreatif, penulisan naskah, teknis produksi, dan seni editing menjadi aspek yang sangat berpengaruh dalam menunjang kesuksesan sebuah konten media kreatif.

Selain mendengarkan materi yang diberikan oleh narasumber, peserta juga diajak untuk praktik langsung membuat film vertikal atau konten media kreatif dengan durasi maksimal dua menit. Proses pembuatan konten dibimbing langsung oleh narasumber, sehingga peserta mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi secara langsung.

Febfi Setiawati berharap program Workshop Film Menoreh ini dapat terus diselenggarakan secara rutin. Ia mengungkapkan bahwa melalui workshop ini, peserta tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga membangun relasi baik itu dengan filmmaker atau antar sesama peserta.(Jordan Oloan)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....