Peringati Hari Kartini, SBY Bernyanyi di "Perempuan Bergerock"
- 26 Apr 2026 08:04 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Peringatan Hari Kartini tidak hanya menjadi momen untuk mengenang sosok pahlawan emansipasi, tetapi juga panggung untuk mengobarkan semangat inklusi melalui karya seni. Mengusung semangat tersebut, Komunitas Rocker Senen Bengi (KRSB) berkolaborasi dengan SBY Art Community Chapter Yogyakarta menggelar acara bertajuk "Perempuan Bergerock: Sing with Mr. President (Bpk. SBY)" pada Rabu, 22 April 2026.
Acara yang berlangsung dari pukul 18.30 ini digelar di Teras Masra Cafe & Resto, dengan para hadirin yang diwajibkan mengenakan baju daerah.
Ketua Panitia Perempuan Bergerock 2026, Andi Ardianto, menjelaskan bahwa peringatan Hari Kartini setiap 21 April bukan sekadar seremoni mengenang sosok pahlawan, melainkan pengingat atas api semangat perjuangan yang harus terus menyala. Visi ini kemudian diwujudkan dengan mengangkat potensi para pekerja seni lokal.
"Melalui tema Perempuan Bergerock ini, kami berharap acara ini mampu memotivasi kita, baik perempuan maupun laki-laki, untuk saling mendukung secara inklusif. Sebenarnya basic kami dari KRSB itu memberikan wadah pada musisi-musisi yang belum dapat panggung tadinya. Dan akhirnya disambut baik dengan tujuan SBY Art Community untuk memberikan fasilitas atau panggung bagi teman-teman musisi yang memang belum terangkat," katanya.
KRSB, yang dinamakan demikian karena rutinitas anggotanya berkumpul setiap Senin malam, selama ini berupaya menjadi wadah bagi para musisi dan pekerja seni yang belum mendapatkan panggung. Visi ini disambut baik dengan hadirnya Teras Masra, yang merupakan basecamp dari SBY Art Community Chapter Jogja. Teras Masra membuka ruang seluas-luasnya untuk menampung dan memfasilitasi berbagai kelompok seni yang ingin berekspresi.
Acara Perempuan Bergerock terasa semakin istimewa dengan kehadiran Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dalam sambutannya, SBY menekankan pentingnya peran seniman dalam menjaga kedamaian bangsa.
"Kehidupan masyarakat kita akan teduh, bangsa kita akan damai, kalau para seniman dan budayawan terus mengajak saudara-saudaranya untuk menjaga kedamaian, kerukunan, dan kasih sayang," kata SBY.
Mengingat kembali perjalanan hidupnya, SBY menyampaikan bahwa setelah 30 tahun mengabdi sebagai prajurit dan 15 tahun di pemerintahan, kini ia kembali ke haribaan masyarakat untuk menggeluti dunia seni.
Selain suguhan musik, acara ini juga memanjakan mata pengunjung dengan pameran lukisan karya SBY. Istimewanya, beberapa lukisan yang dipamerkan tersebut berhasil diselesaikan SBY hanya dalam waktu 10 hari. Terdapat pula sesi perform art kolaboratif bersama seniman Jogja, di mana para pelukis melukis langsung di lokasi (on the spot) dan disaksikan dengan antusias oleh SBY.
Kemeriahan panggung musik diwarnai oleh berbagai penampilan memukau dari band pendamping seperti Legacy, Brasakustik, dan Feelgood, serta penampilan khusus dari KRSB Lady Rocker Jogja. Lagu-lagu bernuansa rock nan legendaris seperti "Beraksi" dari Kotak, "Bintang Kehidupan" karya Nike Ardilla, hingga "Jauh Sudah" milik Boomerang sukses menggema dan membakar semangat penonton.
Acara juga dimeriahkan oleh Legas Band (Legacy) featuring Sisko dan Retno, serta aksi panggung Feelgood, band yang beranggotakan gabungan musisi asal Jogja dan Klaten.
Nuansa syahdu turut menyelimuti Teras Masra saat seniman dan jurnalis Kocil Bhirawa naik ke atas panggung untuk membacakan sebuah puisi. "Jogja terbuat dari rindu, pulang, dan angkringan" mahakarya penyair legendaris Jogja, Joko Pinurbo.
Tak ketinggalan, SBY pun turut menyumbangkan suara emasnya. Ia membawakan lagu bernuansa slow rock "Selalu Cinta" dari Kotak, mahakarya mendiang John Lennon "Imagine", dan memberikan kejutan dengan membawakan lagu "Yellow" sebagai lagu terakhirnya. Sebagai penutup acara dari segi musikalitas, seluruh penampil dan pengisi acara kembali ke atas panggung untuk bernyanyi bersama membawakan lagu ciptaan SBY yang berjudul "Untuk Bumi Kita".
Melalui kolaborasi apik ini, Ketua Panitia Andi Ardianto menyampaikan rasa terima kasihnya kepada SBY Art Community, rekan-rekan KRSB, seniman, pihak Teras Masra, serta seluruh partisipan. Ia turut menyampaikan harapannya agar ke depan SBY Art Community Chapter Jogja dapat terus solid dan mengembangkan kesenian di Jogja, sekaligus memberikan pesan penyemangat dalam peringatan Hari Kartini agar semuanya terus bersinar dan berkreasi.
Kegiatan kolaboratif semacam ini diharapkan tidak hanya berhenti pada satu malam saja. Acara ini diharapkan dapat menjadi agenda yang berkelanjutan untuk memperkuat persaudaraan antar seniman sekaligus terus memajukan ekosistem seni dan budaya yang inklusif di Yogyakarta.(Galih)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....