D4vd Terseret Kasus Pembunuhan Gegerkan Industri Musik Dunia

  • 26 Apr 2026 08:28 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Dunia hiburan internasional tengah diguncang kasus hukum yang menyeret penyanyi muda David Anthony Burke atau yang dikenal dengan nama panggung D4vd. Musisi yang melejit lewat lagu viral Romantic Homicide itu kini menghadapi proses hukum serius terkait dugaan pembunuhan terhadap seorang remaja di Amerika Serikat.

Kasus ini sontak memicu perhatian luas, tidak hanya dari penggemar, tetapi juga pelaku industri musik global.

Berdasarkan perkembangan terbaru, D4vd telah didakwa atas pembunuhan tingkat pertama serta sejumlah pelanggaran berat lainnya. Ia kini ditahan tanpa jaminan dan tengah menunggu proses persidangan lanjutan di Los Angeles. Pihak kejaksaan menilai kasus ini memiliki bobot serius dengan sejumlah bukti yang dinilai kuat untuk dibawa ke pengadilan.

Kasus ini bermula dari penemuan jasad remaja berusia 14 tahun bernama Celeste Rivas Hernandez pada 2025. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam kendaraan milik D4vd, yang kemudian memicu penyelidikan panjang oleh aparat kepolisian. Penyelidikan tersebut akhirnya berujung pada penangkapan sang musisi pada April 2026 setelah serangkaian pengumpulan bukti.

Jaksa mengungkap bahwa korban diduga terlibat dalam kasus yang lebih luas, termasuk indikasi kekerasan seksual sebelum kejadian pembunuhan. Selain itu, terdapat dugaan bahwa tindakan tersebut dilakukan untuk membungkam korban.

“Kami melihat adanya pola yang mengarah pada upaya menghilangkan saksi kunci,” ujar salah satu jaksa dalam persidangan awal.

Dalam sidang terbaru, jaksa juga memaparkan sejumlah barang bukti digital, termasuk data dari perangkat pribadi yang diduga memperkuat keterlibatan D4vd. Sidang lanjutan dijadwalkan berlangsung pada awal Mei 2026 guna menentukan apakah kasus ini akan berlanjut ke tahap persidangan penuh.

Namun, tim kuasa hukum D4vd menegaskan kliennya tidak bersalah. “Kami yakin bukti yang ada tidak cukup untuk membuktikan tuduhan tersebut,” ucap pengacara D4vd.

Kasus ini berdampak besar terhadap karier D4vd di industri musik. Sejumlah proyek, termasuk tur dan kerja sama dengan label rekaman, terpaksa dihentikan. Nama D4vd yang sebelumnya identik dengan kesuksesan digital kini berubah menjadi sorotan negatif, menciptakan ketidakpastian terhadap masa depan kariernya.

Sorotan publik terhadap kasus ini juga memicu diskusi luas mengenai tanggung jawab figur publik dan pengawasan dalam komunitas digital. Banyak pihak menilai kasus ini menjadi pengingat penting bahwa popularitas tidak menjamin integritas.

Publik kini menanti jalannya proses hukum yang sedang berlangsung, sementara hasil sidang mendatang akan menjadi penentu arah kasus sekaligus menjawab berbagai spekulasi yang berkembang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....