Manusmara Rilis Nyala Tandai Arah Album Kedua

  • 12 Apr 2026 15:53 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Grup musik Manusmara resmi merilis single terbaru berjudul Nyala sebagai langkah awal menuju album kedua yang kini tengah dalam tahap persiapan. Lagu ini menjadi penanda arah musikal sekaligus tema besar yang akan diusung dalam proyek tersebut, yakni tentang ketahanan, penerimaan luka, dan proses pemulihan diri.

Dalam keterangan resminya, Manusmara menyebut Nyala sebagai karya yang lahir dari pendekatan intim dan reflektif. Lagu ini menggambarkan kondisi seseorang yang berada di titik terendah dalam hidup dan membutuhkan dukungan, baik dari orang lain maupun dari dirinya sendiri. “Kami ingin menghadirkan ruang yang jujur bagi pendengar untuk merasakan proses bangkit secara perlahan,” ujarnya.

Secara musikal, Nyala dikemas dalam balutan aransemen alternatif dengan nuansa tenang dan minimalis. Pilihan instrumen yang sederhana memperkuat atmosfer kontemplatif yang menjadi ciri utama lagu ini, sekaligus memberi ruang bagi lirik untuk berbicara lebih dalam.

Lirik yang dihadirkan mengandung pesan spiritual yang kuat. Manusmara menekankan bahwa setiap persoalan memiliki batas, serta pentingnya dialog batin dalam menghadapi kondisi sulit. Pesan tersebut disampaikan dengan bahasa yang puitis namun tetap mudah dipahami oleh pendengar lintas latar belakang.

Lebih jauh, Manusmara menegaskan bahwa konsep ketahanan dalam lagu ini tidak dimaknai sebagai kekuatan yang agresif. Sebaliknya, Nyala menempatkan penerimaan terhadap kerapuhan sebagai bagian penting dari proses pemulihan. “Tidak apa-apa untuk merasa rapuh, karena dari situ proses penyembuhan bisa dimulai,” katanya.

Nyala dari Manusmara tentang jatuh, bertahan, dan menemukan cahaya dari dalam diri. (Foto: Istimewa)

Single ini juga menjadi bagian awal dari rangkaian cerita yang akan disusun dalam album kedua mereka. Manusmara berupaya merangkai narasi yang utuh mengenai dinamika luka batin, perjalanan emosional, hingga upaya menemukan harapan secara bertahap.

Melalui Nyala, Manusmara ingin menyampaikan pesan bahwa tidak ada individu yang benar-benar sendiri dalam menghadapi masa sulit. Lagu ini diharapkan mampu menjadi representasi sekaligus refleksi bagi para pendengar yang tengah menjalani proses pemulihan diri. “Kami berharap lagu ini bisa menemani siapa pun yang sedang berjuang dalam diam,” ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....