Pamungkas Siapkan Album Keenam lewat “Berapa Kali Kita Akan Saling Memaafkan”
- 08 Apr 2026 06:31 WIB
- Yogyakarta
Poin Utama
- Pamungkas siapkan album keenam dengan pendekatan yang lebih sederhana, jujur, dan fokus pada rasa.
- Lagu "Berapa Kali Kita Akan Saling Memaafkan" sebagai pembuka album keenam.
- Single terbaru bermakna universal tentang memaafkan diri sendiri, orang lain, dan takdir hidup.
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Pamungkas kini memasuki fase baru dalam perjalanan hidup dan bermusiknya. Dalam periode ini, ia menggambarkan dirinya berada di titik paling tenang yang pernah ia rasakan, suatu ketenangan yang tak lagi didorong oleh ambisi, melainkan dari pilihan sadar untuk menjalani hidup dengan ritme yang lebih lambat.
Fase ini menjadi fondasi dari karya terbarunya, termasuk album keenam yang tengah ia siapkan. Sebagai pembuka, Pamungkas merilis single “Berapa Kali Kita Akan Saling Memaafkan”, yang menjadi representasi awal dari arah musikal dan emosionalnya. Pamungkas menggambarkan perjalanan hidupnya seperti pusaran tornado.
Jika album sebelumnya berfokus pada upaya bertahan dan memahami hidup dalam chaos, maka di fase ini ia merasa berada di kondisi yang tenang. Pamungkas memilih arah yang lebih sederhana, jujur, dan minim distraksi, berfokus pada rasa, kejelasan, serta intensi dalam setiap karya. Album ini menjadi kelanjutan dari evolusinya sebagai musisi, namun dengan pendekatan yang lebih matang.
“I’m in the calmest phase of my life. It’s about being calm and embracing a slower pace," ujar Pamungkas dalam rilis yang di terima RRI, Rabu, 8 April 2026.
“Berapa Kali Kita Akan Saling Memaafkan” dipilih sebagai rilisan awal karena dianggap telah mencapai bentuk yang utuh. Lagu ini hadir dengan sederhana tanpa kebutuhan untuk menambahkan elemen berlebih. Ia menjadi pintu masuk menuju keseluruhan cerita dalam album keenam.
Kepergian Ayah kemudian menjadi titik balik terakhir dalam fase ini. Momen tersebut mendorong Pamungkas untuk sepenuhnya menerima dirinya sebagai individu yang utuh. Ia menggambarkan momen tersebut seperti mendapatkan tanggung jawab baru dalam hidup yakni kesadaran akan kepemilikan dan peran yang harus dijalani.
Lagu ini berbicara tentang bagaimana kita mencoba untuk memaafkan, baik kepada orang lain maupun kepada diri sendiri. Ia juga merefleksikan penerimaan terhadap perbedaan, percakapan yang belum terselesaikan, serta pilihan hidup yang tidak selalu berjalan sesuai harapan. Dalam konteks personal, lagu ini menjadi bentuk refleksi atas hubungan Pamungkas dengan Ayahnya, yang kini hanya bisa diselesaikan melalui penerimaan.
Di sisi lain, Pamungkas sengaja membiarkan lagu ini terbuka untuk berbagai interpretasi. Pendengar dapat memaknainya dalam konteks hubungan romantis, keluarga, maupun perjalanan pribadi masing-masing. Baginya, keseimbangan antara cerita personal dan koneksi universal menjadi hal yang penting dalam sebuah karya. Lagu “Berapa Kali Kita Akan Saling Memaafkan” sudah dapat didengar melalui berbagai digital streaming platform mulai tanggal 8 April 2026. (Vina Mufiana)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....