Bintang Cahaya Sinema Siapkan Deretan Film Baru

  • 19 Mar 2026 14:38 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Rumah produksi Bintang Cahaya Sinema (BCS) terus menunjukkan eksistensinya di industri perfilman nasional dengan menyiapkan sejumlah proyek film baru untuk beberapa tahun ke depan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi mereka dalam menghadirkan karya yang mampu menjangkau penonton lebih luas melalui beragam genre.

Produser BCS Rizka Shakira, menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memproduksi film dengan variasi cerita yang kuat, mulai dari drama hingga aksi. Menurutnya, keberagaman genre menjadi kunci untuk menarik minat penonton dari berbagai kalangan. “Bintang Cahaya Sinema adalah production house yang membuat film-film dengan beragam genre agar jangkauannya bisa lebih luas dan dapat dinikmati oleh banyak penonton,” ujarnya saat ditemui Rabu, 18 Maret 2026.

Sebelumnya, BCS telah merilis film debut berjudul Women From Rote Island. Film tersebut berhasil mencuri perhatian publik dan mendapat sambutan positif, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di tingkat internasional.

Rizka mengungkapkan bahwa pencapaian film tersebut menjadi motivasi besar bagi tim untuk terus berkarya. Women From Rote Island bahkan telah meraih sekitar 40 penghargaan dari berbagai festival film. “Film debut kami Women From Rote Island sampai hari ini sudah meraih kurang lebih 40 penghargaan dari berbagai negara dan juga dari Indonesia,” katanya.

Ke depan, BCS tengah menyiapkan sejumlah proyek baru yang akan segera diproduksi. Salah satunya adalah Panggung Terlarang yang ditulis sekaligus disutradarai oleh Bani, serta Alas Bubrah yang kembali digarap oleh BW Purba sebagai penulis dan sutradara.

Selain itu, BCS juga mengembangkan film drama keluarga berjudul Aku Harap Ibu Kembali yang ditulis dan disutradarai oleh Kenny Gulardi. Film ini mengangkat kisah emosional tentang hubungan seorang ibu dengan kelima anaknya. “Ini salah satu film yang paling saya tunggu karena ceritanya tentang hubungan seorang ibu dengan kelima anaknya,” ucapnya.

Tidak hanya fokus pada drama, BCS juga menyiapkan film bergenre aksi berjudul Petarung yang ditulis oleh Anggoro. Untuk proyek jangka panjang, termasuk tahun 2027, BCS telah merencanakan sejumlah judul baru seperti Broken Home karya Evelyn dan Cingcowong karya Vidya. Melalui berbagai proyek tersebut, BCS berharap dapat terus menghadirkan karya berkualitas sekaligus memperkaya industri perfilman Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....