Jejak Sejarah Tionghoa Dipamerkan di Rumah Budaya PBTY

  • 04 Mar 2026 21:10 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Pameran Rumah Budaya hadir dalam rangkaian Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) yang berlangsung sejak 25 Februari hingga 3 Maret 2026 di kawasan Kampoeng Ketandan, Malioboro, Yogyakarta. Setiap harinya, ratusan pengunjung mendatangi pameran tersebut.

Salah satu tim pameran PBTY, Adrian Suryakusuma menyampaikan pameran tahun ini menghadirkan jejak sejarah masuknya kebudayaan Tiongkok ke Indonesia dan tersebar di seluruh dunia. Materi tersebut ditampilkan dalam ruang pameran yang dapat diakses pengunjung.

Di dalam ruang pemeran, pengunjung juga dapat menemukan penjelasan mengenai tiga naga atau Liong. “Kalau kita bilang itu Liong, biasa kita sebut dengan Barongsai, itu ada penjelasannya juga di dalam pameran,” ujarnya saat ditemui di sela acara, Selasa 3 Maret 2026.

Selain itu, terdapat informasi mengenai Wayang Potehi yang menjadi bagian dari akulturasi budaya Tionghoa di Indonesia. Pameran ini juga menampilkan sejumlah arsip lama, termasuk dokumen yang berkaitan dengan Pandu Tiongkok.

“Pandu itu kayak pramuka pada zaman dahulu. Tapi Pandu yang ditekankan di sini adalah Pandu Tiongkok,” kata Adrian.

Ia mengungkapkan, rata-rata jumlah pengunjung pameran mencapai 300 orang per hari. Antusiasme masyarakat dinilainnya cukup tinggi selama pelaksanaan PBTY.

Untuk menikmati Pameran Rumah Budaya tersebut, pengunjung dikenakan tiket masuk sebesar Rp10.000 per orang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....