PBTY XXI: Warisan Budaya Perekat Kekuatan Bangsa

  • 15 Feb 2026 11:53 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) XXI 2026 kembali hadir sebagai agenda budaya tahunan yang menjadi bagian penting dari Calendar of Event Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Tahun ini, PBTY mengusung tema “Warisan Budaya Kekuatan Bangsa” untuk mendorong generasi muda agar ikut serta menjaga budaya sebagai kekuatan bangsa.

Humas PBTY XXI, Novita Dewi menegaskan bahwa kebudayaan harus terus di jaga. Namun menurutnya, menjaga warisan budaya tidaklah mudah. Karena itu, diadakan kegiatan seni dan budaya untuk menarik minat anak muda agar lebih dekat dengan tradisi. Menurutnya, generasi muda perlu memiliki ruang untuk mengenal dan merasakan budaya secara langsung.

“Supaya tidak mudah gampang terombang-ambing ketika ada budaya-budaya asing yang masuk dan kita tetap bangga pada budaya kita masing-masing,” Ucap Novita saat wawancara di Pro 2 Jogja.

PBTY tidak hanya menjadi hiburan bagi pengunjung, tetapi juga sarana pelestarian budaya. Anak-anak muda keturunan Tionghoa dapat mengenal budaya mereka tidak hanya lewat buku, tetapi melalui pengalaman langsung di lapangan. Mereka bisa melihat, mencoba, dan terlibat dalam berbagai kegiatan seni yang ditampilkan.

“Kebudayaan Tionghoa bukan hal yang khusus hanya dilihat saat-saat tertentu saja tetapi semua orang bisa menikmati dan merasakan,” Ucap Novita.

Di sisi lain, masyarakat non-Tionghoa juga dapat mengenal budaya Tionghoa secara lebih dekat. PBTY menjadi ruang terbuka untuk semua orang yang ingin melihat dan merasakan tradisi Tionghoa.

“Kita semua bisa tahu, bisa menikmati, bisa merasakan, dan kita akan semakin cinta,” Ujar Novita.

Ia juga mengajak generasi muda untuk terlibat langsung dalam kegiatan budaya. Menurutnya, rasa cinta terhadap budaya bisa tumbuh jika generasi muda mau turun langsung, belajar, dan ikut berpartisipasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....