"The Hole" Hanung Bramantyo Tayang Perdana di IFFR

  • 08 Feb 2026 14:32 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta — Film horror terbaru karya Hanung Bramantyo, "The Hole", telah resmi menggelar penayangan perdana atau world premiere di ajang International Film Festival Rotterdam (IFFR) 2026 pada 3 Februari 2026. Film horror yang berbalut sejarah kelam Indonesia ini diputar dalam program Harbour, sebuah program yang memberikan ruang bagi film-film kontemporer dari seluruh dunia yang membawa perspektif baru dan segar.

World premiere  "The Hole" turut dihadiri oleh sutradara Hanung Bramantyo serta salah satu pemeran utama Anya Zen yang hadir langsung untuk memperkenalkan film ini kepada publik internasional. Kehadiran mereka menandai langkah penting film ini dalam perjalanannya menembus panggung global dan menuju penayangan resmi di bioskop Indonesia tahun ini.  Penayangan  "The Hole" pada ajang IFFR 2026 menjadi momen penting yang kembali membawa nama Indonesia ke panggung global. Ini juga menandai film kedua Hanung Bramantyo yang berhasil masuk seleksi resmi IFFR, setelah sebelumnya film Gowok: Kamasutra Jawa juga tayang di festival yang sama.

Sutradara Hanung Bramantyo bersama Anya Zen yang berperan sebagai Ningsih di film  "The Hole" (Foto: Dokumentasi Publicist GoodWork)

Dalam kesempatan tersebut, Hanung Bramantyo menyampaikan bahwa  "The Hole"lahir dari kegelisahannya terhadap peristiwa G30S yang terus menghantui bangsa Indonesia setiap bulan September setiap tahunnya. Film ini juga menjadi ekspresi dari keresahan serta bentuk kritik Hanung Bramantyo terhadap maraknya praktik korupsi dan penyelewengan kekuasaan yang membuat rakyat rugi dan menderita.

“Setiap tahun kita selalu berhadapan dengan peristiwa G30S, sebuah tragedi besar yang hingga hari ini masih menyisakan banyak pertanyaan.  "The Hole" adalah ruang eksplorasi saya terhadap trauma tersebut. Saya tidak ingin memberi jawaban tunggal, tetapi melalui film ini saya ingin menghadirkan perspektif lain yang berangkat dari kondisi sosial, kepercayaan, dan ketakutan yang hidup di masyarakat pada masanya,” ujar Hanung dalam rilis yang di terima RRI Mingu 8 Februari 2026

 The Hole telah resmi menggelar penayangan perdana atau world premiere di ajang International Film Festival Rotterdam (IFFR) 2026 pada 3 Februari 2026.  (Foto: Dokumentasi Publicist GoodWork)

Terinspirasi dari berbagai cerita rakyat dan narasi yang tumbuh di sekitar peristiwa Gerakan 30 September,  "The Hole" merupakan film horor–misteri yang akan membawa penonton ke masa yang penuh gejolak sosial dan ketegangan politik. Film ini berfokus pada serangkaian pembunuhan misterius yang terjadi di Desa Lobang Buaya. Sebuah pola aneh muncul: setiap korban ditemukan tewas pada tanggal 30 setiap bulannya, dengan kondisi tubuh berlubang dan pesan-pesan aneh tertulis di wajah mereka. Tidak menceritakan sejarah secara gamblang, The Hole hadir sebagai “pembacaan ulang” luka kolektif masyarakat Indonesia lewat kacamata mistis dan simbolik. "The Hole" akan hadir di bioskop Indonesia pada 2026. (Vina Mufiana)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....