Nusantara Beat Jalani Tur Eropa Periode 2025–2026

  • 04 Feb 2026 17:00 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID,Yogyakarta: Grup musik Nusantara Beat asal Amsterdam, Belanda yang konsisten membawakan lagu berbahasa Indonesia menjalani rangkaian tur Eropa pada periode 2025–2026. Hal ini sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan musik mereka ke kancah internasional.

Melansir IG Nusantara Beat, tur ini menjadi momentum penting bagi mereka untuk memperkenalkan karya-karya berbahasa Indonesia kepada publik Eropa. Nusantara Beat tampil di sejumlah kota di berbagai negara Eropa denmgan menyuguhkan perpaduan musik modern dengan nuansa Nusantara yang kental, baik dari segi aransemen maupun lirik lagu yang dibawakan.

Dikutib glitterbeat.com,jadwal konser mereka yang telah diumumkan meliputi berbagai kota di Belanda, serta beberapa negara lain seperti Prancis, Inggris, dan Jerman. Konser telah  dimulai pada 27 September 2025 di  Haarlem, Belanda (Patronaat) berlanjut ke Den Haag, Belanda pada 22 November 2025 .

Selanjutnya ke Eindhoven & Groningen, Belanda pada 27–28 November 2025 , Beberapa kota di Belanda (Doornroosje, Rotown Rotterdam, Tivoli Vredenburg )pada 4–7 Desember 2025 dan 23 Desember 2025 di Amsterdam (Paradiso).

Untuk tahun 2026, tur dimulai pada  28 Januari 2026 di Paris, Prancis (Point Éphémère), berlanjut ke London, Inggris (Moth Club) pada 30 Januari 2026 lalu17 Februari 2026 di Hamburg, Jerman (Nochtwache) dan 18 Februari 2026 – Berlin, Jerman (Prachtwerk)

Nusantara Beat berkomitmen memperluas jangkauan musik Nusantara Beat di luar Belanda dan Indonesia dan menciptakan koneksi dengan penikmat musik di berbagai negara. Bekerja sama dengan label rekaman Indonesia, demajors, untuk distribusi album mereka di Asia Tenggara, ini adalah strategi  agar karya mereka lebih mudah diakses oleh pendengar di Indonesia dan wilayah sekitarnya, sekaligus memperkuat hubungan dengan komunitas musik lokal.

Meski berbasis di Belanda, Nusantara Beat berencana terus memasukkan elemen musik tradisional Indonesia  seperti unsur pop Sunda, ritme gamelan, atau nuansa lagu klasik Indonesia ke dalam musik mereka. Ini menjadi bagian dari identitas artistik mereka di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....