Nusantara Beat, Kala Indonesianis Belanda Serukan Keindahan Musik Nusantara

  • 04 Feb 2026 16:21 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID,Yogyakarta - Grup musik Nusantara Beat asal Amsterdam, Belanda, yang  dibentuk oleh sekelompok musisi keturunan Indonesia menampilkan lagu berbahasa Indonesia dalam album debut mereka. Album yang berjudul “Nusantara Beat” dirilis pada 14 November 2025 lalu menarik perhatian pendengar di Eropa dan Asia.

Melansir IG Nusantara Beat, grup musik yang di bentuk pada tahun 2022 ingin mengeksplorasi dan mengenalkan kekayaan musik Nusantara melalui sentuhan kontemporer. Mengusung genre psychedelic rock (aliran musik yang bertujuan menciptakan pengalaman mendengarkan yang “melayang”, imajinatif, dan terasa tidak biasa, seolah membawa pendengarnya masuk ke dunia lain), grup musik ini terinspirasi musik klasik Indonesia.

Membawakan lagu-lagu berbahasa Indonesia dan Sunda dengan vokal fasih ala retro 70-an, mereka dikenal mengaransemen ulang lagu lama dan membuat lagu orisinal dengan nuansa Indonesia seperti lagu “Djanger”, “Sifat Manusia” (dengan nuansa kasidah kental), ”Mang Becak”, ”Layung”, ”Kota Bandung”, "Cinta Itu Menyakitkan” dan “Tamat”.

Album perdana mereka yang berisi 11 lagu juga menghadirkan gaya musik folk modern, keroncong, dangdut, dan pop Melayu era 70-an. Para personelnya dapat dikatakan sebagai Indonesianis alias orang yang mencintai atau mendalami beragam hal tentang Indonesia, meski bukan berwarganegara Indonesia.

Dengan enam personel yaitu Gino Groeneveld, Megan de Klerk (vokal), Jordy Sanger (gitar), Michael Joshua (bass), Rouzy Portier (gitar & kibor), dan Sonny Groeneveld (drum), mereka memiliki ikatan emosional dengan budaya Indonesia, meskipun tumbuh besar di Belanda. Grup Musik ini sangat mengidolakan Koes Plus, Rhoma Irama, dan The Rollies. 

Nusantara Beat memposisikan musiknya sebagai jembatan antara tradisi musik Nusantara dan kancah musik dunia dan fokus mengeksplorasi akar budaya Indonesia dalam karya-karyanya dan memperkenalkan kekayaan tersebut ke audiens global. Lagu-lagu mereka terasa lebih dekat, jujur, dan mudah dipahami oleh pendengar dari berbagai kalangan.

Selain album digital, mereka juga merilis albumnya dalam format piringan hitam (vinyl) dan CD, menunjukkan komitmen mereka menghadirkan karya dalam berbagai bentuk medium agar bisa dinikmati oleh kolektor dan audiens yang berbeda.

Melansir popaktif.com, Nusantara Beat berkomitmen terus menjaga dan memperluas keberadaan musik Indonesia di panggung dunia, sehingga karya Nusantara Beat tidak hanya menjadi proyek nostalgia, tetapi juga kontribusi nyata bagi perkembangan musik global yang inklusif.

Dengan suguhan  musik unik, ketrampilan musik personilnya yang piawai  dan suara khas sang vokalis menjadikan grup ini punya identitas musik Nusantara yang kuat di tengah persaingan industri musik yang semakin ketat. Konsisten membawakan lagu dan album berbahasa Indonesia, Nusantara Beat mengusung semangat lokal dalam balutan musik modern.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....