Galeri Bulaksumur Kembali Hadir di Awal 2026
- 31 Jan 2026 22:42 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Galeri Bulaksumur GIK UGM bersama Sedekat Imaji kembali menghadirkan rangkaian program seni di awal 2026 melalui dua agenda utama bertajuk “Datang” dan “Rasan-rasan”.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 13–18 Februari 2026 di Galeri Bulaksumur, Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada.
Program tersebut menjadi kelanjutan dari berbagai aktivasi seni yang sebelumnya digelar di lingkungan GIK UGM, sekaligus menandai babak awal perjalanan Galeri Bulaksumur sepanjang 2026.
Head Experience GIK UGM, Gilang, menyampaikan pada tahun ini Galeri Bulaksumur melanjutkan komitmennya menghadirkan ruang apresiasi seni melalui dua agenda yang digelar dalam waktu dekat.
“Berbeda dari tahun lalu yang diselenggarakan dalam waktu 2 minggu, tahun ini akan diselenggaraan dalam 1 bulan. Dan tahun ini kami melanjutkan dengan dua acara yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat, yakni “Datang” dan ‘Rasan-rasan’,” ujarnya saat konferensi pers, Sabtu 31 Januari 2026.
Sebagai bagian dari rangkaian program Galeri Bulaksumur yang bertajuk Mampir – Rasan-rasan – Datang – Pulang, penyelenggaraan “Datang” dan “Rasan-rasan” diposisikan sebagai fase pembuka yang menekankan pertemuan, dialog, serta pertukaran gagasan.
“Datang” hadir sebagai pameran seni rupa, sementara “Rasan-rasan” melengkapinya melalui berbagai aktivasi diskusi dan refleksi bersama.
Program “Datang” akan berlangsung sepanjang 13–18 Februari 2026 dengan menghadirkan karya dari sebelas seniman lintas kota, di antaranya Yogyakarta, Jakarta, dan Bali. Beragam medium ditampilkan, mulai dari art print, silkscreen, fotografi, hingga karya berbasis digital.
“Di Galeri Bulaksumur akan dipamerkan sekitar 20 hingga 30 karya dari 11 seniman. Untuk daftar senimannya masih kami rahasiakan dan akan segera kami informasikan,” ujar Gilang.
Melalui pameran ini, Galeri Bulaksumur berperan sebagai ruang penyambutan yang mengajak publik untuk hadir, menyimak, serta memulai percakapan baru dari praktik seni kontemporer.
Sementara itu, “Rasan-rasan” akan digelar pada 13–14 Februari 2026, dimana menghadirkan diskusi dan workshop yang membahas isu seni, desain, dan pendidikan, termasuk perkembangan teknologi serta peran kecerdasan buatan dalam praktik kreatif masa kini.
Gilang menjelaskan, diskusi “Rasan-rasan” mengangkat tema perubahan pola kerja industri desain kreatif akibat kehadiran kecerdasan buatan, ditinjau dari berbagai sudut pandang. Adapun sesi workshop akan membahas optimalisasi kecerdasan buatan dalam industri desain, khususnya bidang arsitektur dan interior, bersama mentor berpengalaman.
Kolaborasi GIK UGM dan Sedekat Imaji dalam rangkaian ini menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem seni berkelanjutan. Melalui Galeri Bulaksumur, GIK UGM terus mengembangkan ruang kuratorial yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat pamer, tetapi juga simpul pertemuan antara dunia akademik, praktik seni, teknologi, dan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....