Angger Sukisno "Sering di sengit karena Nylekit "
- 06 Nov 2024 12:23 WIB
- Yogyakarta
KBRN, Yogyakarta: Banyak tampil dipanggung sebagai tokoh utama (Rol ) memang selalu menjadi sorotan, Begitulah yang terjadi atas diri Angger Sukisno, Seniman Kethoprak yang juga seorang panatacara (MC) handal ini.
Pria kelahiran Gunung Kidul tahun 1969 ini akrab disapa mas Angger , mulai meniti karirnya baik dalam dunia Panatacara juga seni peran ( Kethoprak ), semua itu dilakukan dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab. Tidak mengherankan sekarang menuai hasilnya, namanya dikenal dikalangan seniman Yogyakarta dan Jawa tengah.
"Melakukan sesuatu itu jangan setengah setengah, harus mau belajar serius. Maka saya sering dibilang " Juweh " (Terlalu banyak memberi kritikan), bahkan tidak jarang saya juga disengiti (tidak disukai) oleh teman teman, namun semua itu saya lakukan demi kebaikan semuanya," kata Angger.
Dirinya selalu menekankan kepada teman dan anak didiknya bahwa ketika perform apapun yang dilakukan, apapun yang dipakai selalu menjadi perhatian, kalau semua itu tidak dipersiapkan tentu saja hasilnya kurang maksimal. "Gojeg ya gojeg (bergurau ya bergurau)tapi harus tahu dan sadar semua itu ada saatnya sendiri sendiri," ucap ayah dari Afgandaru kawuryan ini.
Sampai saat ini Angger Sukisno aktif bergabung dalam Keluarga Kesenian Jawa RRI Yogyakarta, dan sering diberi peran sebagai tokoh utama (Rol). "Saya sendiri juga ngga tahu, tapi saya yakin sutradara pasti punya dasar dan pertimbangan dalam memberikan peran kepada seorang pemain, maka semua itu saya terima dengan penuh tanggung jawab,"ujarnya.
"Saya tidak malu untuk bertanya kok, baik itu kepada sutradara, senior saya bahkan kalau memang perlu kepada junior saya. Lha ilmu itu kan bisa datang dari mana saja,"ucapnya.
Dalam dunia Panatacara (MC Jawa) kepiawaian pria satu ini juga tidak disangsikan lagi , bukan hanya sebagai paraga namun juga sering didaulat untuk menjadi narasumber baik dikalangan siswa sekolah formal juga dalam pelatihan pelatihan Panatacara, bahkan sampai sekarang masih dipercaya untuk menjadi salah satu sesepuh Paguyuban Panatacara Yogyakarta (PPY).
Menurutnya sebagai seorang publik figur tidak mudah, apapun yang dilakukan pasti akan menjadi sorotan, sehingga sebisa mungkin kita harus berusaha menjaga semua itu, baik dipanggung maupun diluar. "Dalam berkarya kita harus sepenuh hati, jangan tanggung dan harus mau selalu menambah ilmu, belajar dengan cara apapun," ujar laki laki yang dikenal " Nylekit " itu mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....