Kisah Penyanyi Kamar Mandi Jajal Panggung Audisi Bintang Radio

  • 18 Sep 2026 23:12 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Ajang pencarian bakat Bintang Radio, mengukir kenangan di benak Alfi Annisa Karin. Perempuan yang kini bekerja sebagai reporter RRI Yogyakarta ini, sempat menjajal audisi tarik suara itu pada tahun 2017 silam.

Karin yang saat itu baru lulus dari SMA memang hobi menyanyi di kamar mandi. Ia memantapkan niat ikut audisi Bintang Radio, selain karena iseng juga mendapat informasi dari teman dekatnya.

Meski tanpa persiapan matang ia pun mendaftar sebagai peserta Bintang Radio, yang semula ia anggap kompetisi menyanyi skala kecil. Namun, penilaiannya seketika berubah drastis.

”Setelah mendaftar saya baru sadar, ternyata ini ajang pencarian bakat tertua dan paling bergengsi di Indonesia,” ucapnya, Jumat, 18 September 2026. ”Dengan membayar biaya pendafataran Rp 75 ribu, sudah mendapat CD pilihan lagu serta kaus resmi.”

Dalam kurun waktu satu bulan setelah pendaftaran, Karin mempelajari secara mandiri lagu dari CD, terutama lagu berjudul Sebuah Rasa yang dipopulerkan Agnes Monica. Saat itu ia merasa persaingan di audisi cukup berat, terutama dari peserta yang sudah berpengalaman sebagai penyanyi profesional dan pernah tampil di layar kaca.

Karin sempat merasa minder dan canggung saat tampil di panggung audisi, dengan iringan musisi band penuh. Apalagi saat itu, para juri yang memang berkompeten di bidang musik ikut menyaksikan penampilannya.

”Jujur awal-awal di belakang panggung grogi banget, tapi beruntung ada arahan dan panduan dari almarhum Mas Angga,” ujarnya mengenang momen berharga tersebut. ”Arahan yang diberikan sangat membantu, hingga rasa gugup itu perlahan hilang saat sudah di atas panggung.”

Penampilannya saat itu disiarkan langsung melalui radio, sehingga menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga yang mendukung dari rumah. Ia merasa bersyukur meski tidak meraih gelar juara di ajang audisi Bintang Radio 2017.

”Saya tetap bangga dan bersyukur bisa mendapat kesempatan berharga tampil di panggung megah,” katanya. ”Saat itu para penonton memadati area auditorium RRI Demangan hingga tribun.”

Ia juga menilai proses penjurian dinilai sangat transparan dan adil bagi seluruh peserta yang bertanding. ”Pada dasarnya saya cuma penyanyi kamar mandi dan tidak punya cita-cita jadi penyanyi profesional, tapi bisa tampil di panggung sebesar itu rasanya sangat terhormat dan beruntung.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....