Dari Trotoar Beralih jadi Sopir Bajai, Kisah Rita Bertahan Hidup

  • 20 Agt 2026 10:11 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Julukan kota wisata yang disandang Yogyakarta, sangat membantu meringankan beban ekonomi para driver bajaj online. Sebab kini, kondisi perekonomian yang kurang baik sehingga mempengaruhi penghasilan mereka.

Sebagai salah satu Driver Bajai Online, penghasilan Rita Rosita sangat tergantung kunjungan wisatawan saat musim liburan tiba. Ketika jumlah wisatawan cukup banyak, ia bisa mendapat penghasilan antara Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta.

”Kalau untuk hasil bersih, misalkan dari Rp 1 juta, ya paling sekitar Rp 800 ribu bersihnya,” katanya, Kamis, 20 Agustus 2026. ”Tapi kalai pas sepi ya di bawah itu, yang penting bisa untuk bayar setoran, serta bisa beli bensin full.”

Bekerja sebagai driver Bajai Online sudah Rita jalani sejak 5 bulan terakhir. Sebelum menekuni profesi barunya ini, ia sempat bekerja sebagai pedagang kaki lima (PKL) di trotoar depan Rumah Sakit (RS) Panti Rapih di Jalan Cik di Tiro.

Namun mulai bulan Januari 2026, ia terdampak kebijakan Pemkot Yogyakarta yang melakukan sterilisasi PKL di beberapa titik, termasuk di kawasan Cik di Tiro. Maka, ia pun memilih beralih pekerjaan agar tetap memiliki penghasilan.

”Sebetulnya saya itu dapat jatah di Pasar Terban, namun untuk memulai dari awal itu kan kita butuh waktu yang sangat panjang, makanya saya berahli ke driver,” katanya.

Kepada pemerintah, Rita berharap agar tidak mempersulit driver bajai online seperti dirinya untuk mencari nafkah. Sebab pekerjaan yang ia jalani saat ini, sangat membantu mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga ketika kondisi ekonomi sedang sulit.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....