Amplop lebaran, Penjaga Perekonomian jelang Lebaran
- 28 Feb 2026 20:48 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Kulon Progo - Menjelang hari raya Idulfitri, kesibukan di percetakan Ry Production milik Rohmanto meningkat. Banyak pesanan yang masuk di rumah produksi di Kulon Progo ini, terutama berbentuk amplop lebaran. Bagi Rohmanto, Lebaran justru menjadi salah satu peluang ekonomi, termasuk berbagai bagi warga.
Sudah hampir 10 tahun, Rohmanto menggeluti bisnis percetakan amplop Lebaran. Permintaan permintaan pasar senantiasa ada. Kuncinya terletak pada kreativitas desain yang terus diperbarui, sehingga konsumen tidak bosan.
"Permintaan alhamdulillah selalu meningkat karena kami mengikuti tren desain dan model yang ada," ujarnya.
Jika dulu amplop mungkin hanya berupa kertas kecil biasa, kini berbagai variasi unik ditawarkan, mulai dari amplop 3D, model permen, hingga yang paling viral tahun ini, uang gepokan.
Yang menarik dari bisnis yang dijalani Rohmanto, juga tentang dampak sosialnya. Di workshopnya, ia mempekerjakan sekitar 22 orang karyawan muda. Mereka bekerja mulai dari desain hingga proses pengiriman.
Namun, untuk proses pengeleman yang membutuhkan ketelitian dan jumlah besar, dilibatkan masyarakat Kulon Progo dari berbagai wilayah, terutama ibu-ibu rumah tangga.
Sistem "lempar kerja" ke tetangga ini menjadi solusi jitu sekaligus membantu para ibu rumah tangga mendapatkan penghasilan tambahan menjelang hari raya.
"Saat ini kami hanya melayani penjualan stok yang tersedia. Sudah tidak membuka PO baru karena keterbatasan tenaga yang membantu proses pengeliman," katanya.
Dengan harga yang sangat kompetitif, produk amplop lebaran Ry Production telah menjangkau ke berbagai wilayah di Indonesia. Melalui model bisnis business-to-business (B2B), banyak reseller yang mengambil produknya untuk dijual kembali di berbagai marketplace.
Jangkauan pengirimannya, mulai dari Jawa Barat, Jawa Timur, hingga menyeberang ke Kalimantan dan Sumatera. Bagi para reseller, margin keuntungan yang didapat masih tergolong lumayan, membuat kerja sama ini saling menguntungkan di kedua belah pihak.
Salah seorang warga Wates, Sintia, mengaku sengaja membeli amplop Lebaran lebih awal karena tertarik dengan beragam inovasi model yang ditawarkan.
Ia menjelaskan, pilihannya jatuh pada produk amplop tahun ini karena memiliki desain yang unik, harga yang terjangkau serta variasi motif yang beragam. Hal ini yang menjadi pertimbangannya dalam membeli perlengkapan hari raya tersebut.
"Yang pertama ini unik, beda dari yang lain. Terus harganya murah dan modelnya bervariasi juga," ujarnya.
Untuk Lebaran tahun ini, Sintia mengaku khusus memilih model uang gepokan yang disebutnya tengah digemari karena bentuknya yang menyerupai tumpukan uang dalam jumlah banyak, sehingga memberikan kesan menarik saat diberikan kepada anak-anak.
"Tahun ini mau pakai box. Menariknya bisa buat nge-prank anak kecil karena bentuknya seperti uang segepok. Jadi untuk seru-seruan saja," ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskannya, keunggulan model box tersebut tidak hanya terletak pada tampilannya, namun juga kapasitasnya yang lebih besar. Selain diisi uang tunai, juga dapat diisi dengan bingkisan lain seperti cokelat atau wafer.