Tempe Semangit, Pengganti Penyedap Rasa di “Cerita Rasa”
- 28 Jan 2026 23:17 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Kompetisi memasak “Cerita Rasa” telah memasuki seleksi regional terakhir untuk pulau Jawa setelah sebelumnya dilaksanakan di lima kota berbeda. Seleksi ini dimulai sejak Okboter 2025 terhadap ibu mitra dari berbagai daerah di Indonesia untuk mengikuti seleksi tingkat regional.
Sebanyak 21 ibu mitra yang terbagi ke dalam 7 tim mengikuti seleksi regional untuk pulau Jawa yang dilaksanakan di Omah Lor Project, Yogyakarta pada 28 Januari 2026. Para ibu mitra ini berasal dari beberapa daerah di pulau Jawa dan telah menjadi ibu mitra dengan waktu yang berbeda-beda.
Dengan mengusung tema “Pangan dari Kebun”, para peserta diberikan kesempatan untuk menggunakan bahan dari alam yang ada di sekitar lokasi kompetisi. Bahan yang didapat tersebut kemudian diolah dengan beberapa bahan lain yang juga mereka bawa dari daerah masing-masing untuk kompetisi ini.
“Kalau bahan-bahan yang kita pakai itu semua nyari di sekitar sini, jadi hampir semuanya itu hasil meramban,” ucap Wahyu, salah seorang ibu mitra asal Yogyakarta. Selain menggunakan sayuran yang ada di sekitar lokasi, masakan dibuat dengan meminimalisir penggunaan penyedap rasa.
Dengan mengutamakan kesederhanaan dalam hidangan yang disajikan, para peserta membawakan menu dari daerah asal mereka masing-masing. Meski kelompok dibentuk oleh pihak penyelenggara di lokasi kompetisi sebelum acara berlangsung, tetapi koordinasi antar anggota terjalin dengan baik.
“Kita baru ketemu kemarin dan langsung dijadikan satu dalam satu tim. Dari daerah yang beda-beda semua, tapi itu yang menarik karena kami harus bisa kerja sama buat bisa membuat tim kami menang,” ucap Ulfa, seorang ibu mitra asal Jepara.
Berasal dari daerah yang berbeda, kelompok Ulfa dan Wahyu memilih menyajikan Nasi Among khas Jepara dengan pendamping berupa Lenthuk yang terbuat dari campuran tempe yang masih segar dan tempe semangit atau tempe yang sudah hampir busuk. Selain itu lauk pendamping yang dipilih berupa tumis gambas dan tempe semangit, telur rebus, oseng cumi pedas, serta urap dari sayuran yang didapat dari hasil meramban.

“Tumis gambas tapi spesialnya tadi pakai tempe bosok buat pengganti MSG sama saus tiram, terus kalau cumi itu dibawa Bu Kusrini dari Cirebon langsung karena suaminya nelayan,” ucap Wahyu. Karena tanpa menggunakan pengawet, Ibu Kusrini membawa cumi-cumi dari daerahnya dengan direndam dalam minyak goreng agar tidak basi.
Latar belakang daerah yang berbeda tak menghalangi mereka untuk bekerjasama menjadi tim yang mencoba merebut posisi juara. Setelah pemenang kompetisi tingkat regional Jawa ini didapatkan, semua pemenang seleksi dari wilayah regional yang telah dikantongi akan melakukan kompetisi lanjutan di tingkat nasional.
“Mereka akan kami bawa ke Jakarta untuk apa bertemu dengan investornya Amartha atau kita sebutnya Amartha Prosper. Nanti tamu-tamu Amartha Prosper bisa menikmati masakan dari ibu-ibu yang menang ini. Kemudian nanti kita juga bawa Chef Juna dan Ibu Rudi dari sambal Rudi untuk menilai,” ujar Julie Fauzie selaku Chief Funding Officer Amartha. (harumi)