Bisnis Ngarit Online Solusi Modern Pakan Hijauan Ternak
- 28 Jan 2026 10:48 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman - Di era digital yang berkembang sangat pesat ini seorang pemuda bernama Riyang Gati menciptakan sebuah inovasi bisnis unik. Pemuda berusia 26 tahun tersebut kini sukses menjual rumput liar secara daring dari rumahnya di Moyudan, Sleman.
Lokasi bisnis yang bernama Bakul Suket Jogja ini bertempat di Pendulan RT 03 RW 21 Sumberagung, Moyudan, Sleman. Inisiatif cerdas tersebut mulai dijalankan sejak bulan Oktober 2025 untuk memanfaatkan lahan sawah yang mangkrak.
Riyang melihat banyak sekali sawah milik keluarganya di Bulak Kedung Banteng yang sering mengalami gagal panen tanaman padi. Kondisi tanah yang tidak terurus itu justru menumbuhkan banyak rerumputan liar yang sangat melimpah sebagai sumber pakan ternak.
Awalnya ia hanya ingin membuat bank pakan mandiri untuk kambing peliharaannya namun stok rumput justru menjadi sangat berlebih. Karena melihat peluang pasar yang besar ia memutuskan menanam seluruh lahan dengan rumput berkualitas untuk dijual kepada para peternak.
Branding yang ia gunakan menggunakan nama Bakul Suket untuk pasar lokal dan Suketin dot id online. Ia juga menggunakan slogan unik yaitu suket ora trending tapi suket itu penting sebagai identitas utama bisnis.
"Sehari kalau ngarit minimal lima sampai enam karung untuk memenuhi pesanan pelanggan yang masuk lewat media sosial kami," ujar Riyang. "Medsos biasanya sasarannya kaum muda yang orang tuanya punya ternak agar mereka bisa menginfokan ketersediaan pakan ini."
Target pasar utama Riyang adalah para peternak yang memiliki pekerjaan ganda sebagai karyawan swasta dan tidak sempat mengarit. Kehadiran layanan ngarit online ini menjadi solusi praktis bagi mereka yang membutuhkan pakan segar tanpa harus pergi ke sawah.
Satu karung rumput dijual dengan harga Rp25.000 dengan sistem tukar karung untuk pelanggan wilayah lokal. Sedangkan untuk pesanan melalui marketplace dipatok harga Rp30.000 per karung demi menjangkau pelanggan di luar daerah.
Pemasaran yang dilakukan Riyang sangat luas mencakup platform TikTok serta Instagram dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan untuk pembuatan logo. Berkat kegigihannya ia bahkan pernah mengirimkan pesanan rumput hingga ke wilayah Tangerang, Banten menggunakan jasa ekspedisi pengiriman logistik.
Riyang memastikan kualitas rumput tetap segar dengan cara mengemasnya menggunakan karung ganda serta plastik sampah agar tidak bocor. Selain rumput ia juga menyarankan menu tahu saus gochujang ala Korea sebagai ide usaha kuliner sampingan yang sangat menjanjikan.
Kisah inspiratif dari Riyang Gati membuktikan bahwa peluang ekonomi bisa lahir dari kegagalan panen jika dikelola dengan ide kreatif. Kini ia berencana melakukan ekspansi dengan menyewa sawah milik warga lain untuk memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat tajam. (Gilang Kinantyo Rahmat)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....