Kitiran, Mainan Tradisional yang Tak Lekang di Era Modern

  • 08 Des 2025 07:28 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Kebumen: Mainan anak tradisional kini tak lagi harus kalah saing dengan gawai atau action figure modern. Dengan sentuhan kreativitas, mainan jadul atau tempo dulu seperti kitiran (baling-baling angin, red) berhasil menarik minat anak-anak milenial di Kebumen.

Kitiran, yang dulunya identik terbuat dari kertas, kini tampil lebih modern dan awet berkat inovasi material. Inilah yang dilakukan oleh Pitoyo, seorang penjual musiman asal Jatisari, Kecamatan Kebumen, Kabupaten Kebumen.

Pitoyo menjelaskan bahwa ia mengubah bahan dasar kitiran dari kertas menjadi plastik demi menjamin kualitas dan ketahanan.

"Kitiran dari kertas itu mudah robek dan tidak awet kalau kena air atau hujan. Melalui kreativitas, saya buat dari plastik. Jadi, kalau basah pun tidak masalah, lebih awet dan tidak mudah rusak," ujar Pitoyo kepada RRI, Sabtu (6/12/2025) pekan lalu.

Meskipun materialnya berubah, Pitoyo memastikan, esensi dan bentuk tradisional mainan ini tetap dipertahankan. Inovasi ini membuktikan bahwa mainan tradisional tetap diminati anak-anak, asalkan mampu beradaptasi tanpa menghilangkan ciri khas aslinya.

Strategi kreatif Pitoyo membuahkan hasil yang positif. Dengan berjualan keliling dari kampung ke kampung, ia mampu menjual rata-rata 150 kitiran habis terjual setiap minggunya. Angka ini menunjukkan bahwa di tengah dominasi teknologi, mainan yang menawarkan pengalaman fisik dan kegembiraan sederhana masih memiliki tempat di hati anak-anak.

Kisah Pitoyo menjadi contoh sukses bagaimana menjaga warisan budaya mainan tradisional sekaligus memberikan sentuhan modern yang sesuai dengan kebutuhan dan harapan konsumen cilik saat ini. (titik/rini)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....