Bayu El Nino, Jadi Driver Jogjakita demi Nasionalisme
- 10 Jul 2025 23:30 WIB
- Yogyakarta
KBRN, Yogyakarta: Hiruk pikuk keramaian Jogjakarta atau Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai Kota Pelajar, ada sosok pelajar yang patut menjadi sosok inspiratif atau teladan bagi anak sebayanya. Ialah Bayu El Nino, pelajar berprestasi dari SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta.
Di usia yang masih belia, Bayu tidak hanya menjadi seorang pelajar yang aktif di sekolah, namun berupaya menjadi sosok yang mandiri dengan mengemban peran menjadi seorang driver transportasi lokal Jogjakita. Tekad inipun sekaligus karena kecintaannya pada Daerah Istimewa Yogyakarta serta memiliki semangat nasionalisme yang kuat.
Keputusan Bayu memilih menjadi driver Jogjakita di tengah kesibukannya sebagai pelajar, bukan karena keterpaksaan, namun karena panggilan hati. Ia ingin mandiri, membantu orang lain, dan menjadi bagian dari gerakan yang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekitarnya.
Bayu juga tergabung dalam Program Pelajar Penggerak Merah Putih, sebuah inisiatif yang menanamkan nilai nasionalisme aktif, kemandirian, dan aksi nyata di kalangan pelajar Jogja.
Bayu merupakan putra dari Abdul Mukmin Widodo, seorang Supervisor Kitchen di North Carolina, Amerika Serikat. Meski bekerja jauh dari tanah air, sang ayah selalu menanamkan nilai-nilai keteguhan dan tanggung jawab pada Bayu sejak kecil.
“Ayah selalu bilang, jadi laki-laki harus bisa berdiri di atas kaki sendiri. Jangan malu kerja, yang penting jujur dan bermanfaat. Jadi driver Jogjakita itu kehormatan buatku,” ujar Bayu, Kamis (10/7/2025).
Langkah yang dilakukan Bayu inipun mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah. Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta, Fitri Sari Sukmawati menyampaikan apresiasinya, terhadap semangat kemandirian Bayu yang sejalan dengan nilai-nilai pendidikan di sekolah tersebut.
“Kami sangat bangga dengan Bayu El Nino. SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta mendukung penuh kemandirian dan kreativitas siswa, apalagi yang mampu memberi kebermanfaatan bagi masyarakat dan negara. Bayu adalah contoh pelajar yang menginspirasi,” ujar Fitri.
Sebagai bentuk dukungan terhadap generasi muda, Jogjakita juga membuka diri bagi pelajar dan mahasiswa di Yogyakarta untuk menggunakan Jogjakita sebagai wahana pembelajaran, program magang, penelitian, dan riset lapangan.
“Bayu El Nino adalah wajah masa depan Jogja, cerdas, tangguh, dan punya semangat merah putih yang hidup dalam tindakan. Jogjakita siap jadi rumah belajar dan rumah tumbuh bagi anak-anak muda seperti dia,” ujar Bagus Cahyono, Direktur Jogjakita.
Kisah Bayu El Nino menjadi bukti nyata bahwa semangat kemandirian dan nasionalisme dapat diwujudkan melalui tindakan nyata, bahkan di usia muda. Ia adalah inspirasi bagi banyak orang, menunjukkan bahwa dedikasi dan cinta tanah air dapat memberikan dampak positif yang besar bagi lingkungan sekitar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....