Kisah Nadia Muna, dari Santri Hingga Wakil Bupati
- 31 Mei 2025 22:08 WIB
- Yogyakarta
KBRN, Yogyakarta: Tidak banyak yang menyangka, perjalanan hidup drg. Nadia Muna, seorang santri dan lulusan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) telah membawanya menempati posisi strategis sebagai Wakil Bupati Temanggung.
Bahkan ia menjadi Perempuan pertama yang maju dalam kontestasi Pilkada Temanggung 2024. Dengan gaya kepemimpinannya yang bersahaja dan berakar kuat pada nilai-nilai religius, ia kini menjadi sosok yang menginspirasi banyak kalangan.
Lahir dan besar di lingkungan sederhana dengan nuansa pesantren, drg. Nadia mengaku bahwa pendidikan agama membentuk karakternya sejak dini.“Pesantren mengajarkan saya untuk disiplin, bekerja keras, dan selalu bertawakal. Nilai-nilai itu yang saya bawa ke mana pun saya melangkah,” ujarnya melalui pesan tertulis, Sabtu (31/5/2025).
Hal itu berkesinambungan dengan alasannya memilih UMY sebagai tempat melanjutkan pendidikan tinggi dan memilih prodi kedokteran Gigi. Menurutnya, UMY tidak hanya memberikan ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai Islam yang kuat.
“UMY dikenal sebagai kampus yang mencetak pemimpin berintegritas. Pengalaman saya di sana sangat memengaruhi cara pandang saya terhadap kepemimpinan dan pengabdian,” terangnya.
Meski berlatar belakang sebagai dokter gigi, drg. Nadia tidak melihat itu sebagai penghalang untuk terjun ke dunia politik. Ia justru menilai, banyak pelajaran dari dunia medis yang relevan untuk diterapkan dalam pemerintahan.
“Dalam kedokteran, kita diajarkan untuk mendengarkan keluhan pasien secara detail sebelum memberi solusi. Di dunia politik, pendekatannya mirip yaitu dengarkan rakyat, pahami, lalu ambil keputusan dengan bijak,” katanya. (r-ws)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....