Margini Sulap Singkong Jadi Wajik Tiwul Lezat Khas Girikarto, Panggang
- 30 Sep 2026 07:33 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta— Mengangkat potensi pangan lokal menjadi produk bernilai jual tinggi dibuktikan oleh Margini, seorang pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) asal padukuhan Doplang, RT 3, RW 7, Kelurahan Girikarto, Kapanewon Panggang Kabupaten Gunung Kidul. Melalui inovasi kearifan lokal, Margini berhasil menciptakan produk jajanan pasar unik bernama Wajik Tiwul Aprin Food, yang memadukan cita rasa tradisional dengan tekstur yang lebih lembut dan ramah dinikmati oleh berbagai kalangan.
“Ya ini coba-coba awalnya kan sudah biasa itu Jadah tiwul, dan saya berpikir saya coba buat wajik, ternyata banyak yang suka dan keterusan hingga saat ini,”ujar Margini saat diwawancarai siaran Teras UMKM Pro 4 RRI Yogyakarta Minggu 27 September 2026.

Biasanya, masyarakat mengenal olahan singkong lokal berupa jadah tiwul yang diolah dengan cara ditumbuk menggunakan lumpang. Namun, Margini melihat adanya tantangan dari segi tekstur yang cenderung mengeras saat dingin. Dari sinilah ide kreatifnya bermula untuk memodifikasi proses pembuatan dengan mengadaptasi teknik wajik tradisional.
Tips dan Cara Mudah Membuat Wajik Tiwul Inovatif
Bagi Anda yang tertarik mencoba membuat inovasi wajik tiwul khas buatan Margini, berikut adalah tahapan dan tips pembuatannya:
Pembuatan Tepung Gaplek Berkualitas
Singkong pilihan dikeringkan terlebih dahulu menjadi gaplek.
Setelah kering, gaplek ditumbuk atau digiling hingga teksturnya berubah menjadi halus menyerupai tepung.
Tips Penyimpanan Tepung: Untuk menjaga stok tepung gaplek agar tahan berbulan-bulan hingga masa panen berikutnya, Margini menyarankan untuk menyimpan tepung atau gaplek di dalam wadah galon air mineral bersih yang ditutup rapat dan dilapisi plastik pada bagian tutupnya.
Proses Pengukusan Adonan
Campurkan tepung gaplek halus dengan parutan kelapa secukupnya. Penambahan kelapa parut ini merupakan kunci pembeda utama dari tiwul biasa, agar hasil akhir wajik terasa jauh lebih gurih.
Kukus adonan tepung dan kelapa parut tersebut hingga matang.
Pencampuran dengan Gula dan Santan
Di wadah terpisah (wajan), siapkan adonan gula Jawa yang dicampur dengan santan kental. Aduk dan masak adonan gula dan santan tersebut hingga mendidih, mengental, dan mencapai tingkat kepekatan tertentu (mengurangi kadar air).
Masukkan kukusan tiwul ke dalam adonan gula dan santan tersebut.
Aduk adonan secara terus-menerus dengan api sedang selama kurang lebih 30 menit hingga teksturnya benar-benar meresap, pekat, dan terasa lebih berat saat diaduk.
Pencetakan dan Pengemasan
Ciri adonan yang sudah matang dan siap dicetak adalah teksturnya yang mengental pekat, lebih kering, dan terasa berat saat diaduk.
Pindahkan adonan ke atas nampan atau loyang, lalu ratakan permukaannya agar rapi.
Tips Memotong: Biarkan adonan dingin terlebih dahulu agar mengeras secara alami. Setelah dingin, potong-potong wajik tiwul dengan rapi.
Kemas menggunakan plastik higienis untuk menjaga kebersihan dan daya tahan produk.
Produk Wajik Tiwul Aprin Food milik Margini umumnya diproduksi berdasarkan pesanan (made to order). Mengingat jajanan pasar ini tergolong basah tanpa bahan pengawet, produk ini memiliki daya tahan sekitar 24 jam sehingga selalu disajikan dalam keadaan fresh.
Melalui inovasi kuliner ini, Margini tidak hanya berupaya membantu perekonomian keluarganya, tetapi juga ikut melestarikan serta mengembangkan bahan pangan lokal khas Girikarto agar kian diminati masyarakat luas dan mampu bersaing dengan produk makanan modern lainnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....