Dari Dapur Rumahan, Salma Sukses Kembangkan Bisnis Siomay Gemoy

  • 31 Agt 2026 22:30 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Berawal dari keinginan untuk tetap produktif di tengah pandemi, Salma mulai menghabiskan waktunya dengan mengolah makanan dari rumah. Siapa sangka, langkah sederhana yang bermula dari dapur tersebut kemudian mengantarkannya meninggalkan pekerjaan kantoran dan merintis bisnis kuliner.

Kini, Salma dikenal sebagai Founder Siomay Gemoy dan usaha frozen food berbahan dasar ikan tenggiri di Yogyakarta. Usaha yang semula hanya dipasarkan kepada teman-teman terdekat secara daring itu perlahan berkembang hingga memiliki outlet dan mengikuti berbagai program pengembangan UMKM.

“Sebenarnya saya ini bukan pebisnis, awalnya saya adalah pekerja kantoran biasa yang akhirnya banting setir memulai usaha atau bisnis kuliner ini setelah pandemi.” Ucap Salma saat wawancara di Pro2 Jogja.

Ide merintis Siomay Gemoy muncul ketika Salma melihat makanan sehat mulai banyak diminati masyarakat selama pandemi. Dari berbagai makanan yang ia temukan, Salma kemudian tertarik mengembangkan siomay dengan konsep yang lebih sehat karena masih banyak produk sejenis yang menggunakan MSG.

“Waktu itu lagi pada nyari makanan yang sehat. Akhirnya saya membuat jajanan kekinian Siomay Gemoy ini yang memang berbasis ikan tenggiri, tinggi protein, non-MSG dan tanpa bahan pengawet sehingga lebih sehat.” Ucapnya.

Salma kemudian memilih ikan tenggiri sebagai bahan utama produknya dan menciptakan Siomay Gemoy dengan konsep makanan kekinian yang lebih sehat. Produk tersebut dibuat tanpa Monosodium Glutamat (MSG) dan bahan pengawet, dengan komposisi ikan tenggiri yang disebut lebih banyak dibandingkan tepung.

Selain mengembangkan siomay siap saji, Salma juga memperluas produknya ke sektor frozen food dengan berbagai olahan ikan tenggiri. Produk turunannya antara lain pempek, keripik siomay, nugget, dan sejumlah produk olahan lainnya.

Ke depan, Salma berencana memperluas Siomay Gemoy melalui sistem kemitraan dengan menyasar wilayah Yogyakarta, Solo, dan Semarang. Ia juga ingin memperkuat jaringan reseller, distributor, serta pemasaran digital sebelum mengembangkan pasar ke tingkat nasional dan internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....