Ubi Talas Diolah Jadi Pangan Modern

  • 26 Agt 2026 20:35 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melakukan hilirisasi hasil riset tentang pangan olahan. Kegiatan ini digelar di Padukuhan Padaan Ngasem, Kalurahan Banjarharjo, Kapanewon Kalibawang Kulon Progo.

Kegiatan itu dikemas dalam Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Tema yang diambil tentang Hilirisasi Ubi Talas menjadi Produk Pangan Olahan Bernilai Ekonomi, melalui Pendampingan Pengelolaan Usaha pada KWT Ngasem Mandiri.

KWT yang diketuai Iswanti itu beranggotakan sekitar 30 orang, dan memiliki potensi ubi talas sekitar 200 kilogram, yang berasal dari kebun kelompok dan kebun anggota. Karena selama ini, ubi talas dijual mentah dengan harga Rp5.000 per kilogram atau diolah sederhana dengan cara direbus.

Ketua Tim PkM UNY, Dr. Eka Ary Wibawa mengatakan, program tersebut tidak hanya berfokus pada keterampilan mengolah talas, sebagai alternatif bahan pangan. Namun juga membekali anggota KWT dengan kemampuan mengelola usaha.

”Program ini memperkuat kemampuan mereka dalam menjaga kualitas produk,” ucapnya, Rabu, 26 Agustus 2026. ”Juga menghitung biaya produksi, menentukan harga jual, mencatat transaksi, mengembangkan kemasan, dan memasarkan produk.”

Dalam pelatihan produksi, anggota KWT mempraktikkan pengolahan talas menjadi sejumlah produk inovatif, antara lain mochi talas, pie brownies talas, dan banana bread talas. Upaya ini untuk menunjukkan, talas bisa diolah menjadi produk pangan yang lebih modern dan bisa dipasarkan secara luas.

Selain itu juga ada pendampingan produksi, mencakup pemilihan bahan baku, pengolahan higienis, standardisasi resep, konsistensi rasa, penyajian, hingga pengemasan. Anggota KWT terlibat langsung dalam setiap tahapan sehingga keterampilan yang diperoleh dapat dipraktikkan secara mandiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....