Begini Strategi Roti 1918 Bertahan di Tengah Ketatnya Persaingan

  • 31 Jul 2026 10:14 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Di tengah menjamurnya toko roti modern dan kompetitor baru yang bermunculan hampir setiap bulan, Roti 1918 tetap mampu mempertahankan eksistensinya di pasar. Roti 1918, merupakan unit usaha berbasis wakaf produktif yang berafiliasi dengan Madrasah Mu'allimin Muhammadiyah Yogyakarta.

Manager Roti 1918, Iqbal Malik Rifai, mengungkapkan bahwa tantangan utama dalam bisnis ini adalah tingginya kompetitor serta masa simpan produk yang terbatas. Roti hanya bisa bertahan maksimal empat hingga lima hari agar kualitasnya tetap terjaga baik saat sampai ke tangan konsumen.

"Tantangannya tentu di era sekarang kompetitor semakin banyak. Namun, Roti 1918 harus punya kebijakan mau menyasar market yang mana, dengan tagline kami 'pilihan sempurna segala acara'," ucap Iqbal saat wawancara di Pro2 Jogja.

Untuk menghadapi ketatnya persaingan, Roti 1918 memilih fokus menyasar satu segmen pasar yaitu kebutuhan roti untuk acara, mulai dari instansi hingga perorangan, ketimbang menggarap semua segmen sekaligus. Strategi ini dipilih agar kualitas produk tetap terjaga dan tidak ada lini bisnis yang terbengkalai akibat terlalu banyak fokus.

"Kami berusaha fokus sama satu market yaitu roti acara, agar ketika instansi atau perorangan punya kegiatan, pilihannya sudah pasti Roti 1918," ucapnya.

Selain itu, kenaikan harga bahan baku juga sempat menjadi kendala besar, terutama untuk kebutuhan roti acara yang biasanya dituntut murah namun tetap berkualitas. Iqbal menegaskan pihaknya tetap berusaha menjaga kualitas sembari melakukan penyesuaian harga secara bertahap agar konsumen tidak merasa terbebani.

Sebagai bentuk inovasi, Roti 1918 baru saja meluncurkan varian baru seperti roti Kismis Sultan serta roti sisir dengan tambahan rasa Nutella, coco crunchy, dan tiramisu. Kedua produk ini kini menjadi salah satu oleh-oleh favorit wisatawan yang berkunjung ke Jogja.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....