ASEPHI Perluas Jangkauan INACRAFT, Dukung UMKM Tembus Pasar Global
- 16 Jul 2026 09:42 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Association of Exporters and Producers of Indonesian Handicraft (ASEPHI) resmi memperluas jangkauan International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) ke berbagai daerah di Indonesia. Setelah 25 tahun konsisten digelar di Jakarta, Yogyakarta dipilih menjadi kota pertama sebagai tuan rumah INACRAFT Festival 2026 yang berlangsung pada 15-19 Juli 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Bantul.
Ketua Umum ASEPHI Muchsin Ridjan mengatakan penyelenggaraan INACRAFT di Yogyakarta berangkat dari aspirasi anggota di berbagai daerah yang kesulitan mengikuti pameran di Jakarta. Keterbatasan akses tersebut membuat produk-produk yang berpotensi menembus pasar global menjadi terhambat.
"Oleh karena itu, kami ingin menghadirkan kesempatan ini untuk Yogyakarta dan sekitarnya," ujarnya dalam upacara pembukaan INACRAFT Festival 2026 di JEC pada Rabu, 15 Juli 2026.
Setelah Yogyakarta, ASEPHI berencana menyelenggarakan pameran serupa ke seluruh Indonesia. Pada November mendatang, pameran akan dilaksanakan di Makassar, kemudian berlanjut ke Medan, dan Balikpapan. Program ini merupakan strategi jangka panjang ASEPHI agar pelaku ekonomi di berbagai daerah memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan menjangkau pasar internasional.
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X mengapresiasi konsistensi ASEPHI dalam mengadakan INACRAFT selama 25 tahun. Ia menilai penyelenggaraan festival ini sangat sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
"Festival internasional seperti ini menjadi jembatan strategis untuk memperkenalkan kekayaan kerajinan lokal ke pasar global, sekaligus membuka peluang kemitraan dagang yang berkelanjutan bagi para perajin dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)," katanya.
Sri Sultan menambahkan, penyelenggaraan INACRAFT untuk pertama kalinya di Yogyakarta menjadi kebanggaan bagi pemerintah daerah. Momentum ini sekaligus memperkuat komitmen Yogyakarta sebagai destinasi unggulan untuk kerajinan, budaya, dan pariwisata di tingkat global.
Melalui langkah baru ini, ASEPHI berharap INACRAFT menjadi pemantik pengembangan pameran kerajinan berbasis daerah di Indonesia. Model penyelenggaraan serupa diharapkan dapat diterapkan di berbagai kota lain agar semakin banyak perajin dan UMKM yang memperoleh kesempatan menjangkau pasar nasional maupun internasional. (Fitriana)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....