Melokal pada UMKM, Deputi Gubernur BI Melariskan Produk di Grebeg UMKM

  • 06 Jun 2026 11:00 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Bank Indonesia (BI) menyelenggarakan Grebeg UMKM dengan tema “nyawiji :UMKM mukti, ekonomi mumpuni” di Atrium Jogja City Mall. Deputi Gubernur Bank Indonesia turut membeli produk berupa sepatu kulit dari UMKM Keewa saat sedang menyusuri tenant di acara tersebut pada Jum'at, 5 Juni 2026 sore.

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ricky Perdana Gozali mengatakan bahwa UMKM sebagai pelaku utama ekonomi rakyat yang melahirkan produk – produk yang tidak hanya bernilai ekonomi, melainkan membawa cerita budaya, kreativitas dan identitas Yogyakarta. Pada grebeg UMKM 2026 penguatan UMKM ditunjukkan dari pengembangan UMKM dan digitalisasi dari sisi pembayaran.

“Selama 2026 transaksi Qris di DIY telah mencapai Rp198 Juta rupiah transaksi tumbuh 62,19 persen year on year. Kami berbangga bahwa sebanyak 269 ribu UMKM telah berhansil bertransformasi dan digitalisasi, UMKM berperan menjadi tulang tumbuh perekonomian Indonesia,”kata Ricky.

Lebih lanjut, Ricky menyampaikan Sektor UMKM telah memberikan kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional dan menyerat hampir 97 persen tenaga kerja. BI turut mendorong pengembangan ekonomi keungan inklusif termasuk UMKM di Provinsi DIY melalui peningkatan kualitas dan standarisasi, promosi UMKM dalam ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif.

Disaat yang sama, Ricky turut membeli produk UMKM yang menjadi binaan dari BI ketika sedang menyusuri tenant UMKM di acara tersebut. Owner Keewa, Dani Ika Suryandari turut mengapresiasi Deputi Gubernur BI yang telah membeli produknya.

“Senang banget ya, karena perjuangan produk lokal untuk bisa dipercaya, diakui dan dicoba itu sangat luar biasa, apresiasi yang luar biasa bag kami. Ini bisa menjadi semacam energi baru disituasi yang kayak gini, bahwa orang Indonesia sendiri masih mau untuk beli produk lokal,” kata Ika.

Ia juga menceritakan, BI memberi kesempatan Keewa untuk mengikuti pameran di Orchard Road, Singapura. Dan menurutnya, peluang pasar di singapura masih masuk untuk produknya, sehingga produknya laris di terjual.

Kegigihan dari Keewa yang telah membangun usaha selama 11 tahun telah membuahkan hasil KE kancah internasional bersama dengan Bank Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan kurasi yang dilakukan oleh BI khususnya di DIY kemudian membuka peluang luas dan UMKM semakin yakin jika sudah menjadi binaan dari Bank Indonesia. (Victorio Firsta)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....