Pelatihan TikTok Live Guna Tingkatkan Omzet Pedagang Malioboro Digital

  • 06 Mei 2026 22:19 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Pelatihan TikTok Live bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Teras Malioboro 1 berlangsung selama tiga hari, mulai 4 hingga 6 Mei 2026. Kegiatan tersebut digelar manajemen Teras Malioboro bekerja sama dengan business agency dari tim Mlakuwae Jogja guna membantu para pedagang memahami strategi pemasaran digital melalui platform TikTok Shop dan TikTok Live.

Program pelatihan ini menyasar para pedagang terpilih di kawasan Malioboro yang selama ini masih mengandalkan pola penjualan konvensional. Melalui pelatihan tersebut, peserta diajak memahami perkembangan pasar digital sekaligus mempraktikkan langsung teknik penjualan interaktif secara daring.

Pelaku UMKM Teras Malioboro belajar langsung strategi TikTok Live bersama Minni Gunawan dan tim Mlakuwae Jogja. (Foto: Minni Gunawan)

Materi pelatihan meliputi strategi membangun interaksi dengan penonton, teknik mempertahankan audiens saat siaran langsung, hingga cara meningkatkan peluang penjualan melalui TikTok Live. Peserta juga mendapatkan pendampingan langsung dari mentor UMKM Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minni Gunawan, SE bersama tim Mlakuwae Jogja.

Pada hari pertama pelatihan, peserta diperkenalkan pada dasar-dasar penggunaan TikTok Shop dan TikTok Live. Hasilnya, beberapa peserta langsung memperoleh respons positif dari audiens digital. Salah satu pedagang, Bu Novita, berhasil masuk FYP atau For Your Page dengan jumlah penonton mencapai 1,8 ribu viewers pada siaran langsung pertamanya.

Belajar, praktik, dan langsung action. Pelaku UMKM Teras Malioboro dibekali strategi TikTok Live bersama Minni Gunawan dan tim Mlakuwae Jogja untuk memperkuat promosi digital, menarik lebih banyak pembeli, dan meningkatkan omzet di era pasar online. (Foto: Minni Gunawan)

Sementara itu, peserta lain bernama Pak Gio juga mencatatkan hasil yang cukup menggembirakan dengan jumlah penonton mencapai 576 viewers pada sesi live pertamanya. Capaian tersebut memicu semangat peserta lain untuk lebih aktif memanfaatkan platform digital sebagai sarana promosi dan penjualan produk. “Kami ingin peserta memahami bahwa live streaming bukan sekadar tampil di depan kamera, tetapi bagaimana membangun komunikasi yang menarik dengan calon pembeli,” ujar Minni Gunawan di sela pelatihan.

Menurut Minni, konsistensi & strategi menjadi faktor utama dalam mengembangkan penjualan melalui media sosial. Ia menilai, peluang pasar digital masih sangat terbuka luas bagi pelaku UMKM yang mampu mengikuti perkembangan tren pemasaran modern. “Ilmu sudah didapat, sekarang tinggal bagaimana peserta konsisten menjalankan live setiap hari,” ucapnya.

Bersama Minni Gunawan dan tim Mlakuwae Jogja, para pedagang Teras Malioboro dibekali strategi TikTok Live untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan di era digital. (Foto: Minni Gunawan)

Pada hari ketiga, pelatihan difokuskan pada praktik langsung menawarkan produk masing-masing melalui TikTok Live. Peserta juga diberikan pemahaman rinci mengenai proses checkout, teknik membaca interaksi penonton, hingga cara menjaga engagement selama siaran berlangsung.

Peserta yang hadir 30 - 40 orang yang hadir mengaku senang dan terbantu dengan adanya program pendampingan tersebut. Mereka merasa lebih percaya diri memasarkan produk secara digital setelah mendapatkan arahan dan praktik langsung selama pelatihan berlangsung.

Melalui pelatihan TikTok Live bersama Minni Gunawan dan tim Mlakuwae Jogja, para pedagang dibekali strategi membangun interaksi, menarik penonton, hingga meningkatkan peluang penjualan di pasar digital. (Foto: Minni Gunawan)

Pimpinan Teras Malioboro Wisnu Hermawan S.P., M.T., Kepala Balai Layanan Usaha Terpadu KUMKM DIY mengatakan pihak manajemen akan terus menghadirkan program serupa sebagai bentuk dukungan terhadap transformasi digital UMKM lokal. “Kami berharap para pedagang mampu mengikuti pola perdagangan modern dan tidak hanya bergantung pada penjualan tradisional,” katanya. Dengan pelatihan tersebut, pelaku UMKM diharapkan mampu meningkatkan omzet sekaligus memperluas jangkauan pasar di era digital.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....