Kisah Sukses Gamplong Studio Bangkitkan Industri Kerajinan Pasca Bom Bali

  • 06 Apr 2026 11:03 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Sejak diresmikan oleh Presiden ke 7 Joko Widodo tahun 2018 silam, Gamplong Studio Alam yang memiliki julukan Mini Hollywood dan berdiri di lahan sekitar 4,5 Hektar di Kalurahan Sumberrahayu, mampu menghidupkan sekitar 30 industri rumahan kerajinan yang dulunya sempat tiarap akibat adanya peristiwa Bom Bali. Pengelola menyebut total ada sekitar 60 UMKM yang berada di Kalurahan Sumberrahayu.

Pengelola Gamplong Studio Alam Bagor Gamplong mengatakan selain memberdayakan masyarakat sekitar untuk mengelola studio alam ini, juga dilakukan upaya agar UMKM yang berada di sekitar Gamplong Alam Studio bisa terus berdaya dan mandiri. Termasuk industri rumahan kerajinan yang dulu sempat menembus pasar ekspor.

"Dengan ada yang Gamplong itukan kita sediain shuttle di depan ada dua, kemudian pengunjung yang di sini kita ajak muter. Jadi mereka bisa berkunjung dan berbelanja di UMKM sekitar," katanya, seusai Kunjungan Spesifik Komisi VII DPR RI, Kamis, 2 April 2026.

Bagor menjelaskan, selain kerajinan tas dan tenun, beragam UMKM yang bisa dicoba wisatawan saat berkunjung ke Gamplong Studio Alam seperti produksi kaos, makanan khas, dan aneka buah tangan lainnya.

Anggota Komisi VII DPR RI Yoyok Riyo Sudibyo dalam kesempatan tersebut mengungkapkan kekagumannya, atas kegigihan pengelola yang merupakan warga asli di Gamplong dan Hanung Bramantyo dalam berjuang menghidupkan perekonomian masyarakat melalui Gamplong Studio Alam. Bahkan diakui terlintas dalam benaknya pertanyaan apa sebenarnya Gamplong Studio Alam ini?

"Jujur secara pribadi saya kayak menemukan sebuah mutiara yang sangat luar biasa, di sebuah desa, di sebuah kampung, saya enggak nyana cuman beberapa kali sempat terlintas di pikiran saya Gamplong, Gamplong, Gamplong studi alam itu apa sih Faktanya mereka masih eksis, apalagi tadi sangat luar biasa, Mas Hanung Bramantyo dengan Mas Bagor menyampaikan tentang perjuang yang sangat dahsyat. Membuat, mempertahankan dan mengembangkan," katanya.

Yoyok mendorong pemerintah terutama Pemerintah Daerah untuk hadir, dalam mendukung upaya pemberdayaan masyarakat dan meningkatkan kemampuan, keahlian, serta kompetensi diri dari masyarakat di sekitar Gamplong Studio Alam ini. Karena tempat ini bukan sekadar bisnis atau tempat usaha, tetapi juga ruang dalam mengembangkan seni, ilmu yang menurutnya sangat jarang ditemui.

"Di saat sekarang lagi zaman kayak gini, kemudian menemukan orang yang berkomitmen men-skill up sebuah potensi kampung yang dari bukan apa-apa dengan ikhlas, tidak untuk kepentingan politik, apalagi untuk kepentingan duit. Kalau pemerintah tidak mendekat, kalau pemerintah tidak membantu saya sampaikan dosa," ujarnya.

Yoyok berkomitmen untuk selalu hadir mengawal setiap kesulitan yang dihadapi terutama dalam peranannya sebagai jembatan utama antara pemerintah dengan masyarakat. Termasuk masalah beberapa titik ruas jalan Nasional yang menuju Gamplong Studio Alam yang perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....