Thai Tea Stadion Maguwoharjo, Laris Manis Dekat Kampus
- 02 Apr 2026 22:49 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman - Suasana sore di kawasan Stadion Maguwoharjo tampak semakin hidup dengan deretan pedagang kaki lima yang menawarkan beragam jajanan. Salah satunya adalah penjual minuman premium Thai tea yang dikelola oleh Ian, seorang pedagang yang telah cukup lama berjualan di area tersebut. Kehadirannya menjadi bagian dari denyut ekonomi kecil yang terus bergerak di sekitar Stadion.
Ian mengungkapkan bahwa dirinya telah berjualan di lokasi tersebut selama hampir tiga tahun. Ia memilih lokasi ini bukan tanpa alasan, melainkan karena faktor kedekatan dengan tempat tinggal serta potensi keramaian yang menjanjikan. “Mulai berjualan sekitar dua, hampir ke tiga tahun saya mulai berjualan di sini,” ujarnya.
Menurut Ian, peningkatan jumlah pembeli biasanya terjadi pada malam hari. Ia menyebutkan bahwa waktu paling ramai dimulai sekitar pukul enam sore, ketika aktivitas masyarakat mulai meningkat. “Kalau start rame mungkin mulai dari jam enam ke atas, itu sudah lumayan naik volume pembeli,” katanya.

Lebih lanjut, Ian menjelaskan bahwa mayoritas konsumennya berasal dari kalangan mahasiswa dan warga sekitar. Lokasi stadion yang dekat dengan kawasan kampus menjadi faktor utama yang mendukung tingginya minat pembeli dari kalangan tersebut. “Kalau pembelinya sendiri kebanyakan warga sekitar sama orang kuliahan,” ucapnya.
Selama berjualan, Ian juga mengaku mendapatkan berbagai pengalaman unik. Ia menilai suasana di sekitar stadion cukup dinamis, terutama dengan aktivitas mahasiswa yang beragam. “Unik sih, mungkin jualan lebih kebiasa aja ya, cuman karena tempatnya rame dan dekat kampus, jadi banyak pengalaman anak-anak yang sering datang,” ujarnya.

Dalam memilih lokasi usaha, Ian menegaskan bahwa hasil survei sederhana yang ia lakukan menunjukkan kawasan Stadion Maguwoharjo memiliki potensi besar dari sisi jumlah pengunjung. Hal tersebut menjadi pertimbangan utama selain faktor kedekatan lokasi. “Setelah survei saya, tempat ini lumayan bagus dari tingkat pengunjungnya,” katanya.
Meski demikian, Ian berharap adanya peningkatan penataan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di kawasan tersebut. Ia menilai masih terdapat beberapa aspek yang perlu diperbaiki agar aktivitas jual beli lebih tertib dan merata. “Kalau saranku buat pengurusan UMKM sini lebih ke penataan penjualan sih, karena di sini masih sering kurang merata,” ujarnya. Dengan perbaikan tersebut, diharapkan para pelaku usaha kecil dapat berkembang lebih optimal ke depannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....