Kolaborasi, Kunci UMKM Taragak Randang Erlina Bangkit dari Pandemi
- 28 Feb 2026 15:34 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Pandemi Covid-19 yang sempat melumpuhkan banyak sektor usaha justru menjadi titik balik bagi UMKM Taragak Randang Erlina di Yogyakarta. Mengandalkan kolaborasi serta kelengkapan legalitas usaha, Anastasia Erlina berhasil membuktikan bahwa dapur rumahan pun mampu bertahan dan tumbuh di tengah krisis.
Dalam program Obrolan UMKM Pro2 Jogja, Senin, 9 Februari 2026 Erlina bercerita ia memulai produksi Taragak Randang berbekal modal awal sebesar Rp700 ribu. Ia bahkan memulai usaha dari dapur rumah bersama sang ibu dengan memaksimalkan fasilitas seadanya.
Momentum pandemi justru menghadirkan berkah tak terduga bagi merek Taragak Randang Erlina. Saat masyarakat tak bisa mudik, rendang produksinya dikirim ke berbagai kota sebagai pengobat rindu keluarga.
Sebagai pelaku UMKM, Erlina juga menyadari pentingnya legalitas usaha. Ia kemudian mengikuti kurasi yang digelar lembaga riset pemerintah yang kini menjadi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
“Alhamdulillah dari proses tersebut rendang saya difasilitasi memperoleh izin edar BPOM untuk varian rendang kaleng pada November 2020. Taragak Randang saya juga sudah tersertifikasi Halal,” ujar Erlina.
Menurut Erlina legalitas menjadi penting untuk memuaskan konsumen. “Itu salah satu usaha bagaimana kita sebagai UMKM, kalau mau produknya bagus dan dipercaya,” katanya.
Selain legalitas, Erlina juga menjadikan kolaborasi sebagai pijakan UMKM kulinernya dengan bergabung menjadi binaan Dinas Koperasi Sleman dan Dinas Koperasi DIY. Saat ini Targak Randang Erlina juga bergabung dengan Bahana UMKM Bergerak Sleman yang mewadahi berbagai UMKM.
Devi dari Bahana UMKM Bergerak mengatakan, ”Memang Bahana ada untuk men-support teman-teman UMKM. Kita juga akan bantu terkait promosi, video produksi, dan evaluasinya,” kata dia.
Tak berhenti pada satu produk, inovasi terus dilakukan Erlina demi memenuhi selera pasar yang beragam. Taragak Randang Erlina kini juga memproduksi dendeng lambok, ayam pop, hingga lima varian sambal khas Nusantara.
Kisah UMKM Taragak Randang menjadi bukti bahwa usaha rumahan pun bisa berkembang profesional. Dengan keberanian, legalitas, dan kolaborasi, dapur kecil mampu menembus pasar yang lebih luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....