Sentra Genteng Kwagon, Identitas dan Penggerak Ekonomi Warga

  • 26 Feb 2026 15:21 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman - Sentra Industri Genteng Kwagon menjadi salah satu penggerak ekonomi warga di wilayah Godean Sleman Yogyakarta. Aktivitas produksi genteng ini telah berlangsung puluhan tahun dan melibatkan banyak warga setempat secara turun temurun.

Sentra industri tersebut berada di Padukuhan Kwagon, Sidorejo, Godean, Sleman, Yogyakarta dan desa-desa sekitar. Kawasan ini dikenal memiliki kontur perbukitan kecil dengan kandungan tanah liat melimpah berkualitas baik.

Deposit tanah liat atau lempung melimpah menjadi faktor utama berkembangnya industri genteng rakyat. Bahan baku mudah diperoleh membuat masyarakat setempat memanfaatkan potensi alam menjadi sumber penghidupan berkelanjutan.

Menurut penuturan Mbah Samirah, produksi genteng telah berjalan sejak dekade tahun-70an. Namun sebelum masa tersebut, Mbah Mulya Wiharja lebih dahulu merintis usaha pembuatan genteng tradisional.

Mbah Mulya Wiharja atau akrab disapa Mbah Mul menjadi pelopor berdirinya sentra tersebut. Ia memulai usaha dengan melibatkan beberapa tetangga sebagai pekerja sekaligus belajar membuat genteng.

“Mbah Mul mengajarkan kami dari awal bagaimana memilih tanah hingga proses pembakaran genteng,” ujar Mbah Samirah, Senin, 23 Februari lalu.

Proses belajar berlangsung alami ketika Mbah Mul mengajarkan teknik mencetak dan membakar genteng. Seiring waktu, para pekerja yang telah mahir kemudian memutuskan memproduksi genteng secara mandiri.

“Dari situlah kami mulai berani memproduksi sendiri dan mengembangkan usaha keluarga,” ucapnya.

Ia menambahkan perkembangan sentra industri terjadi karena semangat berbagi ilmu antarwarga setempat. “Kalau satu sudah bisa, yang lain ikut belajar sampai akhirnya banyak rumah punya usaha,” kata Mbah Samirah.

Lambat laun, Sentra Industri Genteng Kwagon semakin dikenal luas hingga banyak pembeli yang mencari genteng menuju ke Dusun Kwagon. Produksi genteng menjadi identitas ekonomi masyarakat Dusun atau Padukuhan Kwagon yang terus bertahan hingga sekarang.

Keberlanjutan industri ini menunjukkan kekuatan gotong royong dan pemanfaatan sumber daya lokal. Warga berharap sentra genteng Kwagon tetap berkembang dan mampu bertahan menghadapi tantangan zaman. (Gilang Kinantyo Rahmat)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....