Buah Dingin Condongcatur Andalkan Harga Ramah Mahasiswa
- 23 Feb 2026 09:32 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman - Usaha buah potong bertajuk Buah Dingin yang berlokasi di Condongcatur, dekat kampus UII, terus bertahan di tengah dinamika cuaca dan naik turunnya daya beli mahasiswa. Usaha milik Irwan ini telah berjalan selama tiga tahun dan dikenal dengan harga ramah di kantong. Setiap porsi buah potong dibanderol Rp3.000, menyasar kalangan mahasiswa yang menjadi mayoritas pembeli.
Fadli salah satu karyawan yang telah membantu operasional harian, mengatakan usaha ini awalnya dimodali oleh kakek pemilik sebelum kini dikelola penuh oleh Irwan. Ia menjelaskan, keberlangsungan usaha tak lepas dari dukungan keluarga sejak awal berdiri.
“Saya di sini sebagai karyawan. Usaha ini sudah berjalan tiga tahun, yang punya kakeknya mas Irwan, sekarang yang megang mas Irwan,” ujarnya.

Menurut Fadli, buah mangga menjadi produk yang paling sering habis terjual, terutama saat musim panas. Mangga kerap dijadikan rujak karena rasanya yang segar dan cocok disantap saat cuaca terik. Selain mangga, Buah Dingin biasanya menyediakan lima jenis buah dalam satu hari, yakni pepaya, melon, semangka, dondong, dan mangga.
Namun, kondisi penjualan saat ini diakui sedang mengalami penurunan. Fadli menyebut, berkurangnya aktivitas mahasiswa menjadi salah satu faktor utama. Selain itu, cuaca juga menjadi tantangan tersendiri dalam menjalankan usaha buah potong. “Kalau saat ini lagi turun, soalnya sudah pada mengungsi yang kuliah,” katanya.

Ia menambahkan, hujan berdampak langsung pada jumlah pembeli yang datang. “Kalau tantangan utama jadi penjual buah itu cuaca. Kalau hujan, sepi pembeli,” ucapnya. Tak hanya itu, kondisi cuaca yang kurang baik juga memengaruhi harga bahan baku karena berdampak pada hasil panen petani, sehingga harga buah ikut naik.
Meski demikian, Buah Dingin tetap mengandalkan keunggulan harga dan kualitas. Buah yang dijual disajikan dalam kondisi dingin dengan dua pilihan bumbu, yakni garam cabai serta gula merah campur cabai. “Keunggulannya dari segi harga, potongan buah kayak gini kan murah, jadi orang-orang pada beli,” ujar Fadli.
Ia pun berharap ke depan usaha ini dapat berkembang dan membuka cabang baru di kawasan depan kampus Amikom.
Sementara itu, Cindy salah satu pembeli, mengaku puas dengan kualitas buah yang dijual. “Pas banget makan ini pas lagi terik, buahnya manis, nggak ada yang layu, dan suhu dinginnya terjaga,” katanya.
Dengan cita rasa segar, harga terjangkau, serta lokasi strategis dekat kampus, Buah Dingin terus berupaya menjadi pilihan utama mahasiswa untuk melepas dahaga di tengah panasnya cuaca Yogyakarta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....