Doyan Es Teler Sultan Ekspansi Lima Cabang Baru
- 01 Feb 2026 05:28 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Usaha minuman dan dessert Doyan Es Teler Sultan terus menunjukkan geliat positif di tengah persaingan kuliner di Yogyakarta dan sekitarnya. Dalam kurun waktu sekitar tujuh bulan beroperasi, usaha yang dimiliki oleh Nafisa dan Haris ini telah berkembang dengan membuka lima cabang yang tersebar di sejumlah titik strategis, mulai dari kawasan kampus hingga permukiman padat penduduk.
Salah satu pegawai, Clara Sita, menjelaskan, dirinya telah bekerja sekitar tiga bulan di salah satu cabang terbaru yang berlokasi di Seturan, Kledokan. Menurutnya, sistem kerja di Doyan Es Teler Sultan cukup dinamis karena adanya rotasi pegawai antar cabang.
“Warung ini kurang lebih sudah buka tujuh bulan, tapi saya sendiri baru sekitar tiga bulan di sini,” ujarnya.
Saat ini, Doyan Es Teler Sultan memiliki lima cabang yang seluruhnya menggunakan nama yang sama. Cabang-cabang tersebut berada di Gang Guru No. 19 Santren Caturtunggal (UNY), Seturan, Jalan Gathak 4 Ngrukeman Brajan Tamantirto Kasihan Bantul, Condongcatur, serta Jalan Ageng Pemanahan No. 25 Kragilan Tamanan Banguntapan Bantul. Keberadaan cabang baru ini memperluas jangkauan konsumen, khususnya kalangan pelajar dan mahasiswa.
Dari sisi menu, Clara menyebutkan bahwa varian es teler berbahan nangka dan durian menjadi yang paling sering dipesan. Selain itu, tersedia pula menu lain seperti es doger dan dawet durian, serta aneka camilan. “Kalau camilannya, risol mayo itu yang paling favorit di sini,” katanya.

Terkait kondisi penjualan, Clara menuturkan bahwa omzet cenderung fluktuatif, terutama dipengaruhi faktor cuaca. Pada kondisi sepi, pendapatan harian bisa berada di kisaran Rp800 ribu hingga Rp1 juta, sementara saat ramai dapat mencapai Rp1,9 juta.
“Sekarang musim hujan, jadi penjualan memang agak menurun karena orang tidak terlalu pilih yang dingin-dingin,” ucapnya.
Meski demikian, tantangan operasional dinilai masih relatif terkendali. Pasalnya, seluruh bahan baku telah diproduksi di pusat dan dikirim dalam kondisi siap jual ke masing-masing cabang.
Sistem ini membuat pegawai hanya perlu melakukan pencampuran dan penyajian tanpa terbebani kenaikan harga bahan baku.
Dari sisi konsumen, tanggapan positif turut memperkuat eksistensi usaha ini. Nada, salah satu pembeli, mengaku puas dengan kualitas produk yang ditawarkan.
“Isian alpukat dan nangkanya melimpah, potongannya gede-gede dan nggak pelit. Kuahnya creamy tapi nggak bikin enek, manisnya pas banget,” katanya. Ia berharap Doyan Es Teler Sultan dapat terus menjaga rasa dan pelayanan agar pelanggan tetap setia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....