Ekonomi DIY Triwulan I 2026 Tumbuh Rp 55,34 Triliun
- 10 Mei 2026 19:09 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Pertumbuhan ekonomi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) selama Triwulan Pertama 2026, tercatat sebesar Rp 55,34 Triliun. Pertumbuhan itu diukur sesuai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), atas dasar harga berlaku.
Pelaksana Tugas Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DIY Endang Tri Wahyuningsih menyebut, pertumbuhan ekonomi DIY secara tahunan sebesar 5,84 persen dibandingkan Triwulan Pertama 2026. Sedangkan secara kuartalan, pertumbuhan ekonomi DIY mencapai 0,87 persen dibandingkan Triwulan IV tahun 2025.
”Ada beberapa lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi,” katanya, Minggu, 10 Mei 2026. ”Antara lain Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 11,59 persen, diikuti oleh Jasa Lainnya sebesar 10,34 persen. Juga Konstruksi sebesar 7,60 persen.”
Kemudian beberapa sektor utama yaitu Pertanian, Industri Pengolahan, Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum, Informasi dan Komunikasi, serta Konstruksi kontribusinya 53,60 persen. Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum menjadi sumber pertumbuhan terbesar dari sisi produksi dengan kontribusi 1,13 persen.
Dari sisi pengeluaran, seluruh komponen mengalami pertumbuhan positif. Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PKRT) dan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) masih menjadi penyumbang utama terhadap PDRB.
Masing-masing dengan kontribusi sebesar 60,91 persen dan 33,12 persen. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada Konsumsi Pemerintah sebesar 20,08 persen, diikuti oleh LNPRT sebesar 9,11 persen, PMTB sebesar 7,35 persen, dan PKRT sebesar 5,02 persen.
Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga menjadi sumber pertumbuhan terbesar dari sisi pengeluaran sebesar 2,66 persen. Peningkatan konsumsi masyarakat ini didorong oleh faktor musiman, salah satunya momentum Ramadan dan Idulfitri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....