Bulog DIY Serap 101.000 Ton Gabah, Pastikan Harga Layak di Tingkat Petani

  • 15 Apr 2026 09:33 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Perum Bulog DIY mencatat serapan gabah mencapai 101.196,9 ton hingga Selasa, 14 April 2026. Ini menjadi bukti dari upaya pengintesifan penyerapan gabah dan beras petani sebagai bagian dari penugasan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Kondisi ini juga menunjukkan kinerja positif dalan mendukung program swasembada pangan.

Pemimpin Perum Bulog Kanwil Yogyakarta Dedi Aprilyadi mendorong para petani untuk bisa menjual gabah kepada Bulog. Dengan demikian, para petani bisa mendapatkan kepastian harga, yakni Rp 6.500 perkilogram. Di sisi lain, cadangan beras pemerintah juga bisa terjaga.

"Kegiatan penyerapan gabah memberikan manfaat bagi petani melalui jaminan harga dan kepastian pembelian, sekaligus berperan penting dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di tingkat konsumen," kata Dedi, Rabu, 15 April 2026.

Dedi menambahkan, capaian serapan gabah ini merupakan bagian dari komitmen Bulog dalam mendukung visi besar pembangunan nasional sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Penyerapan gabah dilakukan secara aktif melalui Tim Jemput Pangan yang turun langsung ke sentra-sentra produksi di wilayah DIY dan sekitarnya.

Menurutnya, keberhasilan penyerapan ini tidak terlepas dari sinergi lintas sektor yang terjalin dengan baik, mulai dari TNI, Polri, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), pemerintah daerah, mitra penggilingan, hingga para petani sebagai produsen utama.

“Kolaborasi menjadi kunci dalam memastikan hasil panen petani dapat terserap dengan baik," ucap Dedi.

Dengan penyerapan yang optimal, cadangan beras pemerintah dipastikan tetap terjaga. Melalui langkah intensifikasi penyerapan ini, Perum Bulog Kanwil Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah petani, menyerap hasil panen secara maksimal, serta menjaga keseimbangan ekosistem pangan dari hulu hingga hilir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....