Tak Perlu Panic Buying, Bulog Yogyakarta Jamin Ketersediaan Stok Pokok Penting
- 09 Mar 2026 15:44 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Perum Bulog Kantor Wilayah DIY menjamin ketersediaan stok pangan pokok dalam kondisi sangat aman. Komoditas utama seperti beras, minyak goreng, dan gula pasir dipastikan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk dalam menghadapi momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri.
Dedi Aprilyadi selaku Pimpinan Bulog Yogyakarta memaparkan, Bulog saat ini menguasai stok beras sebanyak 146 ribu ton atau tepat 146.709.242 kilogram, minyak goreng sebanyak 1.950.269 liter, serta gula pasir sebanyak 130.352 kilogram. Sebab itu, publik tak perlu menimbun stok atau panic buying.
"Dengan jumlah tersebut, Bulog memastikan ketersediaan pangan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta berada pada kondisi yang sangat memadai," ujarnya, Senin, 9 Maret 2026.
Lebih lanjut Dedi Aprilyadi, menyatakan, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan pangan. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Khususnya merespon kekhawatiran isu konflik di Timur Tengah.
“Stok pangan yang dikuasai Bulog Kanwil Yogyakarta saat ini sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying, karena pasokan akan terus kami jaga,” ujarnya.
Ia menjanjikan, ketersediaan stok akan terus bertambah karena pihaknya aktif melakukan penyerapan gabah petani di berbagai wilayah. Upaya tersebut menjadi bagian dari penugasan pemerintah dalam memperkuat cadangan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga di tingkat petani maupun konsumen.
Selain menjaga stok, Bulog Yogyakarta juga terus melakukan stabilisasi harga pangan di pasar. Di antaranya melalui penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta distribusi minyak goreng Minyakita secara masif.
"Bulog juga secara rutin melaksanakan operasi pasar dan pasar murah serta aktif melakukan pemantauan harga bersama Satgas Saber Pangan guna memastikan harga tetap terkendali, khususnya menjelang HBKN Idulfitri," ucapnya.
Salurkan bantuan
Dalam waktu dekat, Bulog Kanwil Yogyakarta juga akan melaksanakan penyaluran bantuan pangan alokasi Februari–Maret sebagai bagian dari program pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan.
Kegiatan yang dilakukan di wilayah DIY ini sejalan dengan langkah Bulog secara nasional yang memastikan ketersediaan pangan tetap aman. Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan, secara nasional stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikuasai Bulog saat ini mencapai sekitar 3,74 juta ton dan diproyeksikan terus meningkat seiring kegiatan penyerapan gabah dan beras yang berlangsung di berbagai daerah.
"Selain beras, pasokan minyak goreng juga dipastikan tetap terjaga melalui kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dari pemerintah yang memberikan alokasi distribusi Minyakita bagi Bulog setiap bulannya," ucap Dedi, menegaskan.
Melalui berbagai langkah tersebut, Bulog bersama pemerintah terus berkomitmen menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di seluruh wilayah, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan tenang dan harga yang tetap terkendali.