HUT ke-270 Kota Yogyakarta, Belanja di Pasar Bisa Dapat Hadiah
- 30 Sep 2026 17:36 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-270 Kota Yogyakarta, Pemerintah Kota Yogyakarta bersama perbankan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menghadirkan "Gemati Pasar Jogja". Program ini menjadi salah satu rangkaian dari YK Festisale sebagai gerakan mencintai pasar.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Veronica Ambar Ismuwardani mengatakan, Gemati Pasar merupakan Gerakan Masyarakat Mencintai Pasar yang akan dihadirkan selama 1 bulan penuh dari tanggal 1 hingga 31 Oktober 2026 di 22 pasar yang ada di Kota Yogyakarta. Menurutnya, dengan membeli senilai Rp20 ribu konsumen atau masyarakat akan mendapatkan 1 kupon untuk mendapatkan undian menarik.
"Ini berlaku berlipat ganda. Sampai saat ini pedagang yang mendaftar sudah ada 500 pedagang," katanya, di Balai Kota Yogyakarta, Rabu, 30 Oktober 2026.
Ambar menjelaskan, syarat utama masyarakat mendapatkan kupon adalah melakukan transaksi pembayaran secara digital menggunakan QR Code. Digitalisasi ini nantinya juga akan dilakukan saat pengundian hadiah yang direncanakan pada awal bulan November 2026.
"Kalau kupon karena digital enggak kita batasi sebanyak-banyaknya. Hadiahnya ada sepeda, ada sepeda, ada tabungan ataupun belanja dan lain-lain. Ini terus berkembang kan sponsornya kayaknya semakin bertambah, saya baru ngomong di sini sponsornya udah tambah satu," ucapnya.
Kepala Tim Perumus Ekonomi Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY, Arya Jodi Listyo menyampaikan, dukungan perbankan dalam perayaan HUT Kota Yogyakarta ini tentunya tidak hanya menyasar pada satu tujuan. Tetapi lanjutnya, diharapkan bisa memberikan efek limpahan yang jauh lebih luas dan lebih dalam terutama dalam siklus perekonomian.
"Ketika kita berbicara di bulan Oktober itu memang posisinya kalau dari kacamata kami dari sisi ekonominya, itu memang berada di lembah seperti itu, di bawah sehingga memang kita membutuhkan semacam inovasi, semacam upaya untuk bisa membuat perekonomian itu lebih stabil," ucapnya.
Jodi menyebutkan, melalui Gemati Pasar Kota Yogyakarta ini diharapkan mampu memberikan trickle-down effect tidak hanya dari sisi pasar modern, hotel, dan restoran, tetapi juga UMKM. Sehingga semua lini masyarakat dari kegiatan ini bisa saling terkait, mulai menjaga daya beli masyarakat, memenuhi kebutuhan masyarakat dari sisi konsumsi, termasuk menjaga pedagang dan pelaku usahanya sehingga terdorong melalui permintaan.
Melalui program ini, Perbankan lanjut Jodi, juga medorong adanya dorongan daya ekonomi yang lebih positif serta meningkatkan layanan penyediaan pembayaran menggunakan QRIS. Melalui pembayaran digital ini sehingga pencatatan keuangan dari pelaku usaha bisa lebih detail.
Melalui Gemati Pasar, masyarakat tidak hanya diajak kembali berbelanja di pasar tradisional, tetapi juga mendorong digitalisasi transaksi yang diharapkan dapat memperkuat pencatatan usaha, menjaga daya beli, dan menggerakkan perekonomian pedagang serta UMKM di Kota Yogyakarta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....