Hari Pajak 2026, Teguhkan Semangat Bangun Indonesia Tangguh Bersama

  • 14 Jul 2026 20:32 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memperingati Hari Pajak 2026 pada 14 Juli dengan mengusung tema "Pajak Tumbuh, Indonesia Tangguh". Tema tersebut menegaskan peran strategis pajak sebagai fondasi utama pembangunan nasional sekaligus instrumen penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia. Peringatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kontribusi pajak dalam mendukung keberlangsungan pembangunan di berbagai sektor.

Hari Pajak diperingati setiap tanggal 14 Juli sebagai penghormatan terhadap momentum bersejarah tahun 1945, ketika kata "pajak" pertama kali tercantum dalam rancangan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Peringatan tersebut kemudian ditetapkan secara resmi melalui Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-313/PJ/2017 dan diperingati setiap tahun sebagai pengingat akan pentingnya pajak bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kinerja penerimaan pajak pada semester pertama tahun 2026 menunjukkan tren yang positif. Hingga pertengahan tahun, penerimaan pajak tercatat mencapai Rp1.035,7 triliun atau 43,9 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp2.357,7 triliun. Capaian tersebut juga mengalami pertumbuhan 24,6 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, mencerminkan meningkatnya aktivitas ekonomi sekaligus efektivitas pengelolaan penerimaan negara.

Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto, mengatakan capaian tersebut menjadi sinyal positif bagi kondisi ekonomi nasional. Menurutnya, momentum pertumbuhan penerimaan pajak harus terus dijaga agar target APBN dapat tercapai secara optimal. "Pertumbuhan ini menunjukkan fundamental ekonomi yang semakin kuat. Momentum ini harus terus dijaga agar target penerimaan dapat tercapai secara optimal. Kita harus terus berupaya menciptakan kinerja penerimaan yang berkelanjutan demi kesehatan fiskal negara," ujarnya.

Sebagai tulang punggung utama APBN, pajak memiliki peran vital dalam membiayai berbagai program pemerintah, mulai dari sektor pendidikan, layanan kesehatan, pembangunan infrastruktur, perlindungan sosial, hingga penyediaan pelayanan publik. Melalui penerimaan pajak yang optimal, pemerintah memiliki kapasitas yang lebih besar untuk menghadirkan pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

Dalam peringatan Hari Pajak 2026 bertema "Pajak Tumbuh, Indonesia Tangguh," pengibaran Sang Saka Merah Putih menjadi simbol gotong royong seluruh rakyat. (Foto: DJP Pusat)

Dalam rangka memperingati Hari Pajak 2026, DJP menggelar berbagai kegiatan secara serentak di seluruh Indonesia. Rangkaian kegiatan tersebut melibatkan pegawai, wajib pajak, mitra strategis, serta masyarakat melalui kegiatan sosial, edukasi perpajakan, olahraga, seni, hingga forum dialog yang bertujuan memperkuat pemahaman dan partisipasi publik terhadap sistem perpajakan nasional. "Melalui Hari Pajak ini kami ingin terus menumbuhkan kesadaran bahwa pajak merupakan wujud gotong royong seluruh elemen bangsa untuk membiayai pembangunan Indonesia," ucapnya.

Melalui semangat "Pajak Tumbuh, Indonesia Tangguh," DJP juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kepatuhan sukarela, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta meningkatkan kualitas layanan perpajakan melalui transformasi digital, penguatan integritas, dan pendekatan yang semakin kolaboratif. DJP mengajak seluruh wajib pajak untuk terus berkontribusi dalam pembangunan nasional karena setiap rupiah pajak yang dibayarkan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia yang lebih kuat, adil, sejahtera, dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....