Daya Beli Petani DIY Membaik

  • 09 Jun 2026 10:22 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Daya beli petani di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengalami perbaikan pada bulan Mei 2026. Hal ini terlihat dari Nilai Tukar Petani (NTP) sebesar 109,16 atau naik 2,47 persen dibandingkan April 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Daerah Istimewa Yogyakarta, Endang Tri Wahyuningsih menyebut kenaikan NTP, akibat perbaikan Indeks Harga yang diterima para petani mencapai 2,64 persen. Realisasi ini lebih tinggi dari Indeks Harga yang Dibayar Petani sekitar 0,17 persen.

”Kenaikan harga sejumlah komoditas pertanian, menjadi faktor pendorong meningkatnya NTP,” katanya melalui pernyataan tertulis, Selasa, 9 Juni 2026. ”Berbagai komoditas seperti cabai merah, salak, gabah, dan sapi potong, memberikan kontribusi terhadap kenaikan indeks harga yang diterima petani.”

Sementara itu, kenaikan NTP tertinggi terjadi pada subsektor hortikultura yang meningkat 3,97 persen, dari 149,37 pada April menjadi 155,30 pada Mei 2026. Subsektor tanaman pangan juga naik signifikan sebesar 3,30 persen menjadi 107,97.

Selanjutnya, subsektor tanaman perkebunan rakyat naik 0,62 persen menjadi 96,88, dan subsektor peternakan meningkat 0,35 persen menjadi 99,60. Sebaliknya, subsektor perikanan mengalami penurunan NTP sebesar 1,34 persen menjadi 95,63.

Penurunan 1,79 persen terjadi pada kelompok nelayan, sedangkan kelompok pembudidaya ikan turun 1,29 persen. Sehingga, peningkatan harga yang diterima pelaku usaha perikanan, belum mengimbangi kenaikan biaya yang harus mereka keluarkan.

”Selain NTP, BPS juga mencatat Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) DIY pada Mei 2026 sebesar 113,87,” katanya. ”Atau naik 2,10 persen dibandingkan bulan sebelumnya.”

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....