Pemkab Bantul Pertajam Program Prioritas di Tengah Konflik Global
- 01 Apr 2026 18:27 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Bantul – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul tetap berkomitmen untuk meningkatkan pembangunan di berbagai sektor. Langkah tersebut ditempuh dengan mempertajam program prioritas di tengah gejolak geopolitik saat ini.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan, program prioritas pembangunan tersebut antara lain mewujudkan transformasi sumber daya manusia (SDM), mewujudkan transformasi tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang berkualitas dan berkeadilan, serta mewujudkan transformasi ekonomi berbasis sumber daya lokal yang didukung investasi.
“Lalu mewujudkan transformasi infrastruktur yang ramah lingkungan dan tangguh bencana, dan dilanjutkan dengan transformasi sosial dan pelestarian budaya,” ucapnya dalam Musrenbang RKPD Bantul 2027, Senin, 30 Maret 2026.
Halim pun menyebut tentang kondisi konflik yang sedang terjadi wilayah di timur tengah. Meski jauh dari Indonesia, konflik tersebut terbukti berdampak bagi perekonomian secara menyeluruh.
“Berdasarkan rilis APBN itu harga minyak mentah per barel itu sebesar 70 dolar AS. Namun kini harganya sudah naik hampir dua kali lipatnya. Sementara pemerintah pusat masih mempertahankan harga BBM. Sehingga dampaknya adalah subsidi yang semakin besar,” katanya.
Opsi mempertahankan subsidi besar-besaran akan berdampak bagi kelangsungan hidup masyarakat. Jika harga BBM dinaikkan, pasti harga kebutuhan pokok juga ikut naik pula.
“Kita tahu BBM adalah faktor produksi yang paling signifikan untuk mengerek inflasi. Begitu BBM ini naik, pastilah akan diikuti harga-harga yang lain,” ujarnya.
Di sisi lain, fenomena tersebut juga memiliki efek pada berkurangnya kemampuan fiskal di setiap daerah. Halim menegaskan, pemilihan program prioritas menjadi sebuah hal yang krusial.
“Di saat tekanan fiskal seperti ini, maka maka Bantul harus mampu merumuskan langkah mitigasi. Caranya adalah dengan memilih program-program prioritas yang menyangkut hajat hidup orang banyak,” ucapnya menambahkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....