Ekonom UGM Beri Masukan Soal Serapan Anggaran Negara

  • 31 Mar 2026 20:32 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Total belanja negara dalam APBN tahun 2026 ini sebesar Rp 3.843 Triliun. Anggaran belanja ini, menjadi salah satu yang tertinggi di kawasan ASEAN.

Namun, Ekonom UGM Elan Satriawan berpendapat, besarnya alokasi belanja negara tersebut bukan menjadi penentu keberhasilan pembangunan. Terutama dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Jumlah anggaran tersebut, merupakan hasil dari pajak yang merupakan milik rakyat sepenuhnya. Karena itu harus dipergunakan sebaik-baiknya.

”Ketika ada korupsi, keborosan, hingga misalokasi sudah termasuk dalam pelanggaran amanah,” katanya, Selasa, 31 Maret 2026. ”Bukan semata kesalahan teknis administrasi.”

Melalui anggaran APBN tersebut, Elan berharap pemerintah serta masyarakat perlu memastikan, agar peruntukan anggaran ini betul-betul memberikan dampak.

Elan mencontohkan, program sertifikasi guru yang mengambil banyak alokasi anggaran ternyata belum memberikan dampak signifikan. Khususnya bagi peningkatan kapasitas guru dan prestasi siswa.

Elan merujuk pada publikasi di jurnal ekonomi, Quarterly Journal of Economics, yang menyebutkan bahwa meningkatnya intensif dan kapasitas guru tidak sejalan dengan prestasi siswa sekolah yang masih sama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....