Ketimpangan Pengeluaran Penduduk DIY Turun

  • 22 Feb 2026 20:07 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) DIY melaporkan, tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk pada September 2025 menunjukkan perbaikan. Ketimpangan yang diukur menggunakan Gini Ratio tercatat sebesar 0,414.

Pelaksana Tugas Kepala BPS DIY Endang Tri Wahyuningsih menyebut, angka tersebut turun dibandingkan Maret 2025 yang sebesar 0,426. Maupun di bulan September 2024 sebesar 0,428.

Penurunan ini mengindikasikan distribusi pengeluaran masyarakat yang semakin merata. Menurut wilayah tempat tinggal kata Endang, ketimpangan di perkotaan di bulan September 2025 tercatat sebesar 0,419, turun dari 0,434 pada Maret 2025.

Sementara itu, perdesaan mencatat Gini Ratio 0,337. Sedikit lebih tinggi dibandingkan Maret 2025 (0,334), namun lebih rendah dibandingkan September 2024 (0,355). Secara umum, ketimpangan di wilayah perkotaan masih lebih tinggi dibandingkan perdesaan.

Secara historis, ketimpangan pengeluaran di DIY berfluktuasi. Selama periode pandemi, ketimpangan cenderung meningkat dan mencapai puncaknya pada 2022, namun sejak 2023, tren menunjukkan perbaikan bertahap hingga September 2025.

Hal ini mencerminkan proses pemulihan ekonomi dan perbaikan distribusi kesejahteraan di masyarakat. Berdasarkan pendekatan Bank Dunia, proporsi pengeluaran kelompok 40 persen penduduk terbawah pada September 2025 sebesar 16,80 persen.

Angka ini menempatkan ketimpangan DIY pada kategori sedang. Di perkotaan, proporsi kelompok terbawah sebesar 16,51 persen, sedangkan di perdesaan mencapai 20,28 persen, yang menunjukkan distribusi pengeluaran relatif lebih merata di wilayah perdesaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....